DKI Mulai PSBB Transisi, Dolar AS Pagi Ini Menguat

Tim detikcom - detikFinance
Senin, 12 Okt 2020 10:05 WIB
Melanjutkan tren positif sejak Selasa kemarin, nilai tukar rupiah menguat melawan dolar AS.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah awal pekan ini berada cukup menguat. Dolar AS berada di posisi Rp 14.720 atau menguat 40 poin (0,3%) dibanding posisi sebelumnya.

Berdasarkan perdagangan Reuters pagi ini, hingga pukul 9.55 WIB, dolar AS bergerak di rentang 14.720-14.720. Dolar AS mengalami penguatan di tengah pemberlakuan PSBB transisi di wilayah DKI Jakarta.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan tren penguatan rupiah didorong oleh sejumlah sentimen positif dari dalam dan luar negeri. Dari dalam negeri, ada sentimen disahkannya UU Omnibus Law Cipta Kerja yang dianggap bisa menarik investor dan baik bagi para pengusaha.

"Pasca demonstrasi Cipta Kerja kemarin pasar kembali lagi positif terhadap mata uang rupiah. Walaupun kita tahu demonstrasi kemarin sempat terjadi huru-hara, kita tahu pasar tidak begitu saja mengikuti alur cerita yang terjadi di demonstrasi tersebut. Pasar melihatnya tentang isi dari UU Omnibus Law tersebut yang ke depannya ini akan lebih baik dibandingkan sebelumnya," kata Ibrahim.

Kemudian, kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menerapkan PSBB transisi juga dinilai akan menambah sentimen positif terhadap rupiah untuk pekan depan.

"Ini sedikit menambah kepercayaan pasar, bisa saja nanti kafe-kafe sudah kembali buka ini akan menambah konsumsi masyarakat. Itu akan kembali lagi berjalan, ini sebenarnya apa yang diinginkan oleh pasar," tuturnya.

(fdl/fdl)