Jelang Rilis Data Neraca Dagang, IHSG Dibuka Stagnan

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Kamis, 15 Okt 2020 09:07 WIB
Indeks harga saham gabungan (IHSG) berbalik melemah 0,07% atau 3,04 poin ke level 4.497,91 pada perdagangan Rabu (18/11/2015). Sementara HP Analytics mengemukakan indeks MSCI Asia Pacific dibuka menguat pagi tadi, didorong oleh penguatan pada saham di bursa Jepang. Mata uang yen melemah terhadap dolar menjelang pertemuan bank sentral Jepang (BOJ). Para investor juga menanti hasil minutes dari the Fed yang akan dirilis hari ini. IHSG hari  diperkirakan bergerak di kisaran 4.4534.545, Rabu (18/11/2015). Rachman Haryanto/detikcom.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka di zona hijau. Meski demikian, IHSG hanya berhasil naik tipis atau cenderung stagnan.

Jelang rilis data neraca dagang September siang ini, IHSG dibuka menguat 0,5 poin (0,01%) ke level 5.176. Sementara Indeks LQ45 dibuka negatif 0,9 poin (0,12%) ke level 795.

Pada pukul 09.03, IHSG berbalik melemah 2 poin (0,04%) ke level 5.174. Indeks LQ45 juga ikut turun 0,9 poin (0,11%) ke 795.

Sedangkan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini berada di level Rp 14.715.

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 28,514.00 (-0.58%), NASDAQ ditutup 11,768.73 (-0.80%), S&P 500 ditutup 3,488.67 (-0.66%).

Bursa saham US ditutup melemah dibayangi oleh prospek stimulus besar dari pemerintah US yang tidak kunjung usai mendekati pemilu dari US. Hingga saat ini Sekretaris Bendahara US Steven Mnuchin mengatakan bahwa amat susah untuk menyetujui stimulus selama Partai Demokrat dan Republikan belum mendapatkan titik tengah.

Sedangkan bursa saham Asia dibuka melemah merespon pidato Presiden Xi Jinping di Shenzhen terkait rencana reformasi daerah tersebut. Pernyataan tersebut dikhawatirkan akan memberikan kewenangan pada otoritas lokal untuk mencampuri urusan bisnis secara langsung.

Sementara Bursa Asia pagi ini negatif semua. Berikut pergerakannya:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 91 poin ke 23.535
  • Indeks Hang Seng turun 176 poin ke 24.490
  • Indeks Shanghai terkontraksi 6 poin ke 3.332
  • Indeks Strait Times berkurang 12 poin ke 2.542
(eds/eds)