Artha Sekuritas: IHSG Dibayangi Aksi Ambil Untung

Artha Sekuritas - detikFinance
Kamis, 15 Okt 2020 08:52 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

IHSG ditutup Menguat. IHSG ditutup di level 5,176.09 (+0.85%), penguatan didorong oleh sektor Mining (+3.72%) dan Infrastructure (+1.69%).

IHSG ditutup menguat masih dibayangi optimisme pemulihan ekonomi serta proses pengesahan RUU Omnibus Law yang terus berlanjut. Di sisi lain, tercatat Kembali kenaikan jumlah kasus COVID-19.

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 28,514.00 (-0.58%), NASDAQ ditutup 11,768.73 (-0.80%), S&P 500 ditutup 3,488.67 (-0.66%).

Bursa saham US ditutup melemah dibayangi oleh prospek stimulus besar dari pemerintah US yang tidak kunjung usai mendekati pemilu dari US. Hingga saat ini Sekretaris Bendahara US Steven Mnuchin mengatakan bahwa amat susah untuk menyetujui stimulus selama Partai Demokrat dan Republikan belum mendapatkan titik tengah.

Sedangkan bursa saham Asia dibuka melemah merespon pidato Presiden Xi Jinping di Shenzhen terkait rencana reformasi daerah tersebut. Pernyataan tersebut dikhawatirkan akan memberikan kewenangan pada otoritas lokal untuk mencampuri urusan bisnis secara langsung.

IHSG diprediksi Melemah. Secara teknikal saat ini stochastic berada di area overbought mengindikasikan potensi mengalami koreksi dan profit taking. Investor masih akan terus mencermati kelanjutan prospek stimulus dari Amerika Serikat. Di sisi lain, Investor juga akan cenderung wait and see menanti beberapa data perekonomian.

Resistance 2 : 5,211
Resistance 1 : 5,193
Support 1 : 5,141
Support 2 : 5,107

(eds/eds)