Optimisme Vaksin Corona di AS Pacu Penguatan Wall Street

Tim detikcom - detikFinance
Jumat, 16 Okt 2020 21:15 WIB
Gedung saham New York atau yang dikenal sebagai Bursa Saham Wall Street
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Saham AS dibuka menguat pada hari Jumat karena Pfizer mengatakan pihaknya dapat mengajukan permohonan untuk penggunaan darurat kandidat vaksin COVID-19 pada awal November dan data menunjukkan pertumbuhan penjualan ritel bulan lalu lebih kuat dari perkiraan.

Mengutip Reuters, Jumat (16/10/2020), Dow Jones Industrial Average naik 76,52 poin, atau 0,27%, pada pembukaan ke 28.570,72. S&P 500 dibuka lebih tinggi sebesar 10,16 poin, atau 0,29%, pada 3.493,50, sedangkan Nasdaq Composite naik 47,96 poin, atau 0,41%, menjadi 11.761,83 pada bel pembukaan.

Penjualan ritel AS naik lebih dari yang diharapkan pada bulan September, melengkapi seperempat aktivitas ekonomi yang kuat, tetapi pemulihan dari resesi berada di persimpangan jalan karena uang pemerintah habis dan infeksi COVID-19 baru melonjak di seluruh negeri.

Penjualan ritel melonjak 1,9% bulan lalu karena konsumen membeli kendaraan bermotor dan pakaian, makan di luar, dan melakukan hobi, kata Departemen Perdagangan pada hari Jumat. Itu mengikuti kenaikan 0,6% yang tidak direvisi pada bulan Agustus. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan penjualan ritel akan naik 0,7% pada September.

Tidak termasuk mobil, bensin, bahan bangunan dan layanan makanan, penjualan naik 1,4% bulan lalu setelah penurunan 0,3% yang direvisi turun pada Agustus.

Apa yang disebut penjualan eceran inti ini paling sesuai dengan komponen pengeluaran konsumen dari produk domestik bruto. Mereka sebelumnya diperkirakan telah merosot 0,1% pada bulan Agustus.

Penjualan ritel telah bangkit kembali di atas level Februari, dengan pandemi meningkatkan permintaan akan barang-barang yang melengkapi kehidupan di rumah, termasuk mobil, furnitur, dan elektronik.



Simak Video "Wall Street Ikut 'Terinfeksi' Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)