Joe Biden Diramal Menang Pilpres AS, Pasar Saham AS Ditutup Menguat

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 03 Nov 2020 08:11 WIB
Democratic presidential candidate former Vice President Joe Biden speaks during the first presidential debate with President Donald Trump Tuesday, Sept. 29, 2020, at Case Western University and Cleveland Clinic, in Cleveland, Ohio. (AP Photo/Patrick Semansky)
Foto: AP/Patrick Semansky
Jakarta -

Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada Senin atau satu hari sebelum pemilihan presiden atau Pilpres AS 2020.

Mengutip CNN Wall Street memang mengharapkan Joe Biden akan memenangkan pemilihan ini dan Demokrat akan kembali menguasai senat dan memegang kendali DPR.

Dow (INDU) ditutup naik 1,6% atau 432 poin. Kemudian S&P 500 (SPX) naik 1,2%. Kemudian Nasdaq Composite (COMP) juga sempat naik, sebelum ditutup merah pada sore hari. Kemudian bangkit menjelang penutupan dan berakhir naik 0,4%.

Padahal saham biasanya berekspektasi pada kebijakan partai Republik. Investor memang menginginkan lebih banyak stimulus fiskal untuk mendorong perekonomian setelah Corona melanda.

Harapan kemenangan Biden ini dipercaya investor akan menurunkan risiko saham AS dalam beberapa waktu ke depan. Analis dari Cornerstone Macro Andy Laperriere dna Don Schneider mengungkapkan jika pemilihan berjalan lancar dan Biden terpilih jadi presiden maka akan memberikan sentimen positif.

Dia menyebutkan jajak pendapat yang dilakukan menyebut Biden akan memenangkan pemilihan ini di rasio 66%.

Ekonomi Citi Andrew Hollenhorst mengungkapkan hasil pemilihan ini sangat penting untuk membuat kebijakan fiskal. "Dalam skenario manapun, pasar mengharapkan ada kucuran stimulus fiskal sebesar US$ 1,5 triliun setelah pemilihan ini," jelas dia.

(kil/fdl)