Jelang Pengumuman Resesi, IHSG Dibuka Menguat 1%

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Kamis, 05 Nov 2020 09:05 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini dibuka menguat. Penguatan IHSG ditopang unggulnya Capres Joe Biden pada Pilpres AS 2020. Sedangkan sentimen dari dalam negeri yang akan memengaruhi adalah pengumuman pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III 2020.

Pada pembukaan IHSG Kamis (5/11/2020), IHSG menguat 67 poin (1,32%), ke 5.172. Indeks LQ45 juga menguat 14 poin ke 795,708.

Sementara nilai tukar dolar AS terhadap rupiah pada pagi ini berada di level Rp 14.540.Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat.

Sementara bursa saham AS ditutup menguat setelah Joe Biden unggul dalam pemilu di US. Dengan demikian, investor berharap akan stimulus fiskal yang sudah dijanjikan oleh Partai Demokrat sejak sebelum pemilu akan dilanjutkan dan dapat menopang ekonomi US. Investor akan terus memonitor pemilu di AS.

Bursa saham Asia dibuka menguat, investor masih terfokus pada pemilu US meskipun beberapa negara bagian dapat menyelesaikan pelaporan hingga akhir minggu ini.

HSG diprediksi Menguat terbatas. Pergerakan masih didorong sentimen pemilu di Amerika Serikat dimana hasil perhitungan suara masih sangat cukup ketat meskipun Joe Biden tercatat unggul. Pergerakan diperkirakan masih akan volatile hingga hasil resmi diumumkan. Investor juga akan mencermati rilis data GDP Q3 Indonesia.

Berikut pergerakan bursa Asia pada hari ini:

Indeks Nikkei 225 menguat 379 poin ke 23.675
Indeks Hang Seng bertambah 119 poin ke 25.059
Indeks Shanghai turun 0,7 poin ke 3.270
Indeks Strait Times menguat 3 poin ke 2.500



Simak Video "Airlangga Buka Perdagangan 2021, Optimistis IHSG Bisa Tembus 7.000"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)