Sampai Kapan Biden Effect Bikin IHSG Terus Ngegas?

Soraya Novika - detikFinance
Senin, 09 Nov 2020 10:44 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy

Sedikit berbeda dari Ibrahim, menurut Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee, pengaruh kemenangan Biden terhadap tren penguatan saham RI hanya tidak akan bertahan selama itu.

"Mungkin sangat pendek ya efeknya, di minggu lalu kan sudah kelihatan ya efeknya market menguat banyak, udah dua hari perdagangan terakhir itu kemenangan Biden mempengaruhi pasar. Tapi kita perkirakan efeknya akan berkurang, mungkin hari ini masih bisa," kata Hans.

Mulai pekan ini, IHSG kemungkinan mengalami pelemahan. "Saya pikir hanya sehari dua hari habis itu tentu market bisa terkoreksi ya pekan ini karena orang profit taking," sambungnya.

Selain aksi profit taking, pasar juga masih khawatir terkait gejolak-gejolak lainnya seperti soal sengketa pemilu AS yang bisa saja meningkat beberapa hari kemudian.

"Pasar akan memperhatikan pertama terkait sengketa pemilu di AS ya karena Trump sudah menjanjikan gugatan di sana, kemudian pasar menunggu transisi selama 2 bulan ke depan, transisi ini bikin orang cukup khawatir karena mungkin Trump bisa saja membuat dobrakan kebijakan yang tidak baik dan tidak terlalu menguntungkan sehingga menimbulkan keresahan," paparnya.

Hans Kwee memprediksi resistensi IHSG pekan ini akan berada di level 5.381-5.500 dan support di level 5.246-5.161.


(fdl/fdl)