Pasar Saham Mulai Konsolidasi
Selasa, 24 Jan 2006 09:05 WIB
Jakarta -
Pasar saham diprediksi akan memasuki masa konsolidasi setelah terhempas penurunan yang tajam pada Senin kemarin (23/1/2006).Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (24/1/2006) diprediksi mulai bergerak variatif dengan kecenderungan melemah.Sentimen negatif tingginya harga minyak dunia yang kini dilevel US$ 69 per barel masih akan menggelayut di Bursa Efek Jakarta (BEJ).Sementara belum jelasnya kenaikan tarif dasar listrik (TDL), membuat investor belum berani ambil posisi untuk masuk ke pasar saham.Pada penutupan Senin kemarin, IHSG terpuruk hingga 22,761 poin (1,86%) ke level 1.200,127. Panic selling melanda BEJ setelah kejatuhan bursa global dan regional yang khawatir terhadap tingginya harga minyak dunia.Berikut rekomendasi saham yang diterima detikcom dari perusahaan sekuritas.Bhakti SecuritiesIndeks memasuki pola konsolidasi dengan rentang pergerakan antara level 1.193 dengan level 1.222. Masih belum jelasnya besaran kenaikan TDL, serta masih tingginya harga minyak dunia mengakibatkan investor melakukan pola perdagangan harian.Akibatnya, indeks akan bergerak variatif dengan kecenderungan melemah.
(ir/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































