Nggak Bisa Sembarangan, Ini Tips Pilih Reksa Dana

Danang Sugianto - detikFinance
Minggu, 22 Nov 2020 10:49 WIB
Ilustrasi Reksa Dana
Foto: Dok Bank Mega
Jakarta -

Reksa dana merupakan salah satu instrumen investasi pasar modal yang sudah cukup banyak dipercaya oleh masyarakat. Produk investasi yang dikelola oleh manajer investasi itu jenis dan variannya semakin banyak.

Di tengah semakin banyaknya kasus gagal bayar investasi, reksa dana seharusnya bisa menjadi pilihan investasi. Produk ini dilindungi Undang-Undang Pasar Modal Nomor 8 Tahun 1995. MI sebagai penyedia produk juga harus berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Produk ini juga sangat cocok untuk investor pemula. Sebab dana para investor akan dikelola oleh manajer investasi yang berpengalaman.

Jika dilihat dari portofolio efeknya, reksa dana memiliki banyak jenis. Selain reksa dana pasar uang, ada pula reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, reksa dana saham, reksa dana terproteksi, reksa dana indeks, reksa dana dengan penjaminan, hingga Exchanged Traded Fund (ETF).

Belum lagi jumlah manajer investasi semakin banyak. Pilihan yang begitu banyak tentu membuat bingung. Lifepal.co.id memberikan tips untuk memilih reksa dana bagi pemula.

Pertama kenali manajer investasi pengelola reksa dana dengan baik. Prospektus dalam sebuah produk reksa dana berisikan banyak hal terkait strategi pengelolaan reksa dana, pembatasan investasi, hingga orang-orang di balik perusahaan manajer investasi tersebut.

Mencari tahu soal rekam jejak manajer investasi (MI) adalah hal wajib yang harus dilakukan investor. Di era keterbukaan informasi seperti saat ini, sangat mudah untuk mengetahui apakah MI yang kita tuju pernah terlibat kasus, atau pelanggaran hukum lainnya.

Ketahui pula, jumlah dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) perusahaan manajer investasi tersebut. Besarnya AUM menandakan tingginya kepercayaan investor terhadap MI. Sebab, tidak mungkin investor mempercayakan dana mereka dikelola oleh MI yang kinerjanya buruk.

Selanjutnya
Halaman
1 2