Seharian Tak Keluar dari Zona Hijau, IHSG Ditutup Menguat 89 Poin

Tim Detikcom - detikFinance
Rabu, 02 Des 2020 16:45 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sore ini ditutup di zona hijau. IHSG melesat 1,56% atau 89 poin ke level 5.813,987. Sepanjang hari, IHSG tak bergerak dari zona hijau.

Sedangkan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) siang ini berada di level Rp 14.165.

IHSG pada pra pembukaan Rabu (2/12/2020) menguat 30 poin (0,53%) ke level 5.755,176.

IHSG kembali bergerak naik saat pembukaan. IHSG naik 43 poin (0,76%) ke 5.768.

Pada penutupan perdagangan IHSG masih ditutup di zona hijau. IHSG melesat 1,56% atau 89 poin ke level 5.813,987. Sementara indeks LQ45 ikut naik 17 poin (2%) ke level 922,358.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 29,823.92 (+1.28%), NASDAQ ditutup 12,355.11 (+1.28%), S&P 500 ditutup 3,662.45 (+1.13%).

Bursa saham US ditutup menguat mengawali bulan Desember. Penguatan terjadi setelah pengumuman dari pemerintah US untuk menyalurkan dana stimulus sebesar US$908 bn termasuk lebih dari US$200 bn proteksi untuk gaji dari perusahaan kecil menengah.

Selain itu investor berpartisipasi bahwa index saham akan ditutup menguat hingga akhir tahun 2020, dengan kepercayaan bahwa vaksin covid-19 akan segera didistribusikan ke seluruh dunia dan akan memberikan kegiatan ekonomi dan sosial yang normal.

Bursa saham Asia dibuka bercampur meskipun index saham di Wallstreet ditutup menguat. Sehingga dorongan menguat secara sentimen pasar tetap ada, namun kurang katalis dari regional.

(zlf/zlf)