Pasar Saham AS Cetak Rekor Baru

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 03 Des 2020 09:25 WIB
Traders work on the trading floor on the final day of trading for the year at the New York Stock Exchange (NYSE) in Manhattan, New York, U.S., December 29, 2017. REUTERS/Andrew Kelly
Foto: Reuters
Jakarta -

Pasar modal Amerika Serikat (AS) kembali memecahkan rekor baru. Pada perdagangan Rabu waktu setempat indeks S&P 500 meroket hingga mencetak rekor penutupan tertinggi baru.

Sementara Indeks Komposit Nasdaq merosot karena investor mempertimbangkan perkembangan vaksin COVID-19 dan potensi paket fiskal virus Corona terhadap laporan pekerjaan swasta yang suram.

Melansir data CNN, Kamis (3/12/2020), indeks S&P 500 tercatat menguat 0,2%. Lalu indeks Dow Jones tercatat naik 0,2% atau bertambah 60 point. Sedangkan indeks Nasdaq tercatat turun 0,1%.

Pembaruan positif pada vaksin virus korona telah membantu investor meningkatkan kepercayaan investor pada rebound ekonomi yang cepat tahun depan. Hal itu juga mendorong S&P 500 dan Nasdaq ke rekor tertinggi pada hari Selasa kemarin.

Dow Jones Industrial Average naik 0,2% menjadi berakhir pada 29.883,79 poin, sedangkan S&P 500 naik 0,18% pada 3.669,01.

Nasdaq Composite tergelincir 0,05% menjadi 12.349,37, terseret oleh penurunan 2,7% di Tesla Inc.

Dalam indeks S&P 500 mencatatkan 18 kali kenaikan tertinggi baru dalam periode 52 minggu dan tidak ada posisi terendah baru. Lalu indeks Nasdaq mencatat 89 tertinggi baru dan 12 terendah baru.

Volume di bursa AS adalah 11,6 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 11,7 miliar selama 20 hari perdagangan terakhir.

(das/zlf)