Eks Timses Jokowi di Komisaris Bank Syariah BUMN

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 16 Des 2020 05:30 WIB
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk kembali menyuntikkan modal sebesar Rp 500 miliar ke BRI Syariah untuk memacu pertumbuhan bisnis. Modal disetor BRI Syariah saat ini sebesar Rp1,47 triliun atau naik dari posisi sebelumnya Rp979 miliar. File/detikFoto.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Bank Syariah Indonesia sudah resmi dibentuk. Struktur kepengurusan bank ditata ulang, mulai dari dewan pengawas syariah, dewan komisaris, hingga dewan direksi. Salah satu komisarisnya merupakan relawan atau eks Timses Jokowi saat pemilihan presiden periode 2019 lalu.

Bank Syariah Indonesia sendiri merupakan gabungan tiga bank syariah milik bank BUMN yakni BNI Syariah, Bank Syariah Mandiri (BSM) dan BRISyariah. Ko

Dengan penggabungan ketiga bank ini maka struktur kepengurusan bank ditata ulang. Mulai dari dewan pengawas syariah, dewan komisaris hingga dewan direksi. Salah satu komisarisnya merupakan eks tim sukses atau relawan Jokowi saat pemilihan presiden periode 2019 lalu.

Eks Relawan atau eks Timses Jokowi, M Arief Rosyid Hasan menjadi komisaris independen. Dia sebelumnya pernah menjadi relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019.

Sebelum menjabat sebagai Komisaris Independen di Bank Syariah mandiri, aktif di sejumlah organisasi misalnya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (2013-2015), Ketua Pemuda di Dewan Masjid Indonesia (2017-sekarang), Wasekjen BPP HIPMI (2019-sekarang), dan menginisiasi sejumlah kolaborasi dengan anak muda di Masjid hingga di Lembaga Pemasyarakatan.

Lalu Mulya E Siregar menjadi komisaris utama merangkap komisaris independen. Mulya mengawali karir di Bank Indonesia, kemudian dia juga sempat menjadi Deputi Komisioner Pengawas Perbankan 1 Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pria lulusan Institut Pertanian Bogor bidang sosial ekonomi pertanian ini sebelumnya menjadi komisaris utama Bank Syariah Mandiri (BSM).

Kemudian Suyanto menjadi komisaris. Suyanto sebelumnya adalah komisaris independen BSM sesuai dengan keputusan sirkuler pemegang saham tanggal 3 April 2020.

Siapa lagi eks Timses Jokowi yang jadi komisaris? simak halaman berikutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2