Vaksin Corona Gratis, Harga Saham Emiten Farmasi Kompak Melesat!

Vadhia Lidyana - detikFinance
Rabu, 16 Des 2020 14:43 WIB
Vaksin Virus Corona Menuju RI
Foto: Vaksin Virus Corona Menuju RI (Tim Infografis Fuad Hasim)
Jakarta -

Kabar gembira! Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan vaksin virus Corona (COVID-19) kini dipastikan gratis untuk seluruh masyarakat.

"Setelah menerima banyak masukan masyarakat dan melakukan kalkulasi ulang, melakukan perhitungan ulang mengenai keuangan negara, dapat saya sampaikan bahwa vaksin COVID-19 untuk masyarakat adalah gratis," kata Presiden Jokowi lewat YouTube Sekretariat Kepresidenan, Rabu (16/12/2020).

Ia menegaskan, tak ada lagi vaksin Corona untuk masyarakat yang dikenakan biaya.

"Sekali lagi, gratis, tidak dikenakan biaya sama sekali," tegasnya.

Ia pun memerintahkan jajaran kabinetnya dan pemerintah daerah (Pemda) untuk memprioritaskan program vaksinasi di tahun anggaran 2021. Begitu juga dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang diminta merealokasikan anggaran untuk vaksin Corona.

"Saya juga menginstruksikan dan memerintahkan kepada Menteri Keuangan untuk memprioritaskan dan merealokasi anggaran lain terkait ketersediaan dan vaksinasi secara gratis ini sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak mendapatkan vaksin," ungkapnya.

Usai kabar baik itu, saham-saham emiten farmasi menunjukkan lonjakan. Berikut data yang dilansir detikcom dari RTI Business:

1. PT Kimia Farma Tbk (KAEF)

Pada perdagangan hari ini, saham Kimia Farma dibuka pada harga Rp 4.400 per lembar saham, kemudian sempat turun ke angka Rp 4.330 saat jeda siang.

Usai pengumuman Jokowi, saham Kimia Farma melesat 3,46% atau naik 150 poin ke level Rp 4.480 per lembar saham. Hingga saat ini, saham Kimia Farma telah diperdagangkan 11.650 kali.

2. PT Indofarma Tbk (INAF)

Pada perdagangan hari ini, saham Indofarma dibuka pada harga Rp 4.230 per lembar saham, kemudian sempat turun tipis ke angka Rp 4.220 saat jeda siang.

Setelah Jokowi mengumumkan vaksin Corona gratis untuk seluruh masyarakat, saham BUMN Farmasi tersebut melesat 2,61% atau naik 110 poin ke level Rp 4.330 per lembar saham. Hingga saat ini, saham Indofarma telah diperdagangkan 3.470 kali.

Baik Indofarma maupun Kimia Farma adalah anak usaha dari Holding BUMN Farmasi PT Bio Farma (Persero) yang ditugaskan mengimpor vaksin Corona.

3. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)

Saham emiten farmasi swasta pun ikut melonjak usai pengumuman Jokowi. Hari ini, saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) dibuka dengan harga Rp 1.495 per lembar saham.

Pada jeda siang, saham KLBF sempat turun ke level Rp 1.485 per lembar saham. Kini, saham KLBF melesat 4,04% ke level Rp 1.545 per lembar saham. Saham Kalbe Farma telah diperdagangkan 14.685 kali.

4. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)

Saham Sido Muncul juga ikut terkerek usai pengumuman Jokowi soal vaksin Corona gratis. Pada perdagangan hari ini, saham emiten tersebut dibuka pada harga Rp 770 per lembar saham, dan ditutup pada angka yang sama di jeda siang.

Kini, saham SIDO naik tipis, yakni 1,3% atau 10 poin ke level Rp 780 per lembar saham. Saham SIDO telah diperdagangkan 5.725 kali hingga saat ini.

(dna/dna)

Tag Terpopuler