Kondisi Makro Terkendali, IHSG Naik 8,3 Poin

Kondisi Makro Terkendali, IHSG Naik 8,3 Poin

- detikFinance
Rabu, 01 Feb 2006 16:34 WIB
Jakarta - Transaksi saham berlangsung meriah, karena terkendalinya sejumlah besaran ekonomi makro seperti inflasi, suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan rupiah yang sesuai ekspektasi pasar.Akibatnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan Rabu (1/2/2006), naik 8,374 poin pada level 1.240,695. Investor kembali mengoleksi saham unggulan secara selektif, setelah pada Senin awal pekan lalu lebih memilih wait and see.Naiknya inflasi pada Januari 2006 yang sebesar 1,36 persen dibanding Desember 2005 deflasi 0,04 persen, kenaikannya relatif masih ditoleransi pelaku pasar yang memperkirakan di kisaran 1 persen.Stabilnya suku bunga SBI pada lelang Rabu ini di level 12,74 persen, dan menguatnya rupiah yang kini di level Rp 9.315 per dolar AS, menepis dampak negatif atas kenaikan suku bunga The Fed yang kini di level 4,5 persen.Indeks LQ-45 naik 2,319 poin pada level 273,951, Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,105 poin pada level 217,462, Main Board Index (MBX) naik 2,801 poin pada level 340,704 dan Development Board Index (DBX) turun 0,415 poin pada level 243,347.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 14.819 kali, dengan volume 1,186 miliar unit saham, senilai Rp 1,348 triliun. Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan sebanyak 54 saham naik, 45 saham turun dan 63 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Astra Internasional (ASII) naik Rp 200 menjadi Rp 10.600, Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 6.400, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 100 menjadi Rp 8.400, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 75 menjadi Rp 4.350 dan Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 30 menjadi Rp 1.810. Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 25 menjadi Rp 3.375, Pabrik Kertas Tjiwi Kimia (TKIM) turun Rp 2.900, Kalbe Farma (KLBF) turun Rp 20 menjadi Rp 1.280, Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) turun Rp 10 menjadi Rp 1.070 dan Bank Niaga (BNGA) turun Rp 5 menjadi Rp 415. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads