Saham Alibaba Anjlok Gara-gara Investigasi Dugaan Monopoli

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 24 Des 2020 19:59 WIB
Fitur Pengenal Wajah Uighur Alibaba Tuai Kontroversi
Foto: DW (News)
Jakarta -

Pemerintah China telah memulai investigasi anti monopoli kepada raksasa e-commerce Alibaba. Penyelidikan itu menambah tekanan pada perusahaan tersebut dan membuat harga sahamnya jatuh.

Mengutip Asia Times, Kamis (24/12/2020), regulator juga akan melakukan pengawasan dan bimbingan pada anak usaha Alibaba, Ant Group.

Langkah tersebut menunjukkan, meningkatnya tekanan negara pada perusahaan paling berpengaruh di negara tersebut, di mana perusahaan berhasil melakukan revolusi e-commece dan membuat pendirinya Jack Ma sebagai orang terkaya di China.

Dalam pernyataannya, Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar menyatakan tengah mencari dugaan praktik monopoli Alibaba. Saham Alibaba kemudian anjlok 8% di Bursa Hong Kong.

Sementara, Ant Group menyatakan pihaknya akan mempelajari dan secara ketat mematuhi permintaan regulator.

Ant Group mengukir namanya melalui produk utamanya Alipay, platform pembayaran online dan super app yang kini tertanam kuat dalam perekonomian China.

Perusahaan juga berkembang dengan menawarkan pinjaman, kredit, investasi dan asuransi kepada ratusan juta konsumen dan usaha kecil. Hal itu memicu kekhawatiran dan kecemburuan dalam sistem perbankan yang lebih luas yang lebih diarahkan untuk mendukung kebijakan negara dan perusahaan besar.

Jack Ma sebelumnya blak-blakan menyatakan jika sistem keuangan China yang ketinggalan zaman, menyebut bank-bank milik negara sebagai 'pegadaian' dalam pidato bulan Oktober yang menyebabkan dia dipanggil untuk pembicaraan regulasi tak lama sebelum IPO Ant ditangguhkan.

(acd/dna)