Ditopang Bakrie Telecom, IHSG Naik Tipis
Jumat, 03 Feb 2006 16:30 WIB
Jakarta - Pencatatan perdana saham Bakrie Telecom (BTEL) mampu menopang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini dengan naik tipis 0,733 poin pada level 1.244,126.Pasar saham bergerak variatif dengan kecenderungan investor lebih banyak melakukan konsolidasi, karena masih menunggu kepastian kenaikan tarif dasar listrik (TDL).Selain itu turunnya bursa regional seperti Nikkei, Hang Seng dan STI Singapura pada penutupan Jumat (3/2/2006) juga turut menahan laju penguatan indeks.Indeks LQ-45 turun 0,083 poin pada level 274,334, Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,471 poin pada level 217,512, Main Board Index (MBX) naik 0,127 poin pada level 341,289 dan Development Board Index (DBX) naik 0,450 poin pada level 245,486.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 17.614 kali, pada volume 3,387 miliar unit saham, senilai Rp 1,518 triliun. Sebanyak 35 saham naik, 70 saham turun dan 55 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Bakrie Telecom (BTEL) naik Rp 45 menjadi Rp 155, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 40 menjadi Rp 1.830, Kalbe Farma (KLBF) naik Rp 40 menjadi Rp 1.350, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 25 menjadi Rp 3.400 dan Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) naik Rp 5 menjadi Rp 455. Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Indosat (ISAT) turun Rp 150 menjadi Rp 5.600, Medco Energi Internasional (MEDC) turun Rp 125 menjadi Rp 3.975, Ciputra Surya (CTRS) turun Rp 10 menjadi Rp 570, Gajah Tunggal (GJTL) turun Rp 10 menjadi Rp 670 dan Bakrie & Brothers (BNBR) turun Rp 5 menjadi Rp 125.
(ir/)











































