Profil Auerbach Grayson, Broker Saham New York yang Dibeli Hary Tanoe

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 04 Jan 2021 14:54 WIB
Hary Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe adalah seorang pengusaha dan tokoh politik asal Indonesia. Hary adalah pemilik dari MNC Group. Di bidang politik, dia merupakan pendiri dan Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Partai Perindo). Reno/detikcom.
Hary Tanoe/Foto: Reno Hastukrisnapati Widarto
Jakarta -

Holding Grup MNC di bisnis keuangan milik Hary Tanoesoedibjo, PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) mengumumkan telah mengakuisisi mayoritas saham Auerbach Grayson & Company LLC (AGCO).

AGCO adalah perusahaan broker saham yang berpusat di New York. Kesepakatan keduanya telah diselesaikan setelah mendapat persetujuan dari Financial Industry Regulatory Authority (FINRA) Amerika Serikat (AS).

"BCAP, melalui anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, Winfly Ltd menjadi pengendali saham AGCO, sedangkan Co-Founder AGCO, David Grayson membeli kembali sisa saham," kata Hary Tanoe sebagai Executive Chairman of MNC Group Indonesia, dalam keterangan resmi yang dikutip detikcom, Senin (4/1/2021).

Mengacu situs resminya agco.com, AGCO didirikan pada tahun 1993 oleh Jonathan Auerbach yang telah meninggal dunia tahun 2012 dan David Grayson. Kantornya berpusat di 25 West 45 Street, New York, NY 10036, Amerika Serikat (AS). Perusahaan efek yang beroperasi di bursa Wall Street AS (New York Stock Exchange/NYSE) itu memfokuskan diri dalam perdagangan global dan riset mendalam secara eksklusif untuk para investor institusi AS.

AGCO membangun jaringan globalnya dengan menjalin kemitraan dengan broker serta bank lokal maupun regional baik di negara maju maupun berkembang di seluruh dunia. Kini perusahaan itu sudah jadi broker global terbesar dengan memiliki jaringan di lebih dari 125 negara dalam hal jumlah perusahaan yang diulas maupun jumlah analis di seluruh dunia.

AGCO memfasilitasi eksekusi perdagangan investor institusi AS dan riset saham lokal yang mendalam ke hampir semua pasar saham global. Dia juga menawarkan pandangan lokal, korporasi, peningkatan modal serta merger and acquisition lintas negara.

Hubungan antara AGCO, klien, dan mitra broker lokal di setiap pasar memungkinkan klien untuk bergerak bebas dan tanpa nama, memastikan eksekusi terbaik. AGCO merupakan anggota FINRA dan Securities Investor Protection Corporation (SIPC).

Beberapa kerja sama dengan sekuritas luar AS di antaranya Hong Kong lewat Shenwan Hongyuan, India (ICICI Seceurities), Indonesia (Danareksa), Jepang (Okasan Securities), Korea (Daishin Securities), Kuwait (Arqaam Capital), Kanada (Auerbach Grayson Execution), dan Kroasia (ERSTE Group).

Hary Tanoe menjelaskan, akuisisi ini bertujuan untuk melengkapi jaringan distribusi kegiatan pasar modal MNC Sekuritas (placement dan broker saham), pasar utang, investment banking, riset dan online trading, tidak hanya di Indonesia, tetapi menjangkau hingga komunitas investasi global.

Investor yang diincar terutama untuk wilayah AS, Inggris dan Eropa serta memperluas jaringan distribusi riset MNC Sekuritas di antara fund manager internasional. MNC Sekuritas juga akan menjembatani seluruh transaksi AGCO di Indonesia

"Di pasar modal, distribution network yang kuat menjadi salah satu kunci keberhasilan, AGCO diharapkan dapat menjadi distribution network MNC Group untuk placement dan fundraising di Amerika Serikat maupun Eropa. Selain itu, AGCO akan berperan penting untuk pengembangan manajemen aset di bawah BCAP," kata Hary Tanoe.

(ara/ara)