Sri Mulyani Bicara 2020: Rupiah Cenderung Stabil-IHSG Tembus 6.000

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 06 Jan 2021 15:26 WIB
Menkeu Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir bicara soal keberadaan Harley Davidson dan Brompton di pesawat Garuda. Menteri BUMN ungkap pemilik Harley itu.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bicara pergerakan rupiah hingga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di 2020. Ia mengatakan pergerakan nilai tukar rupiah cenderung stabil.

"Nilai tukar rupiah kita ada penguatan cenderung stabil. Pada Mei lalu terjadi capital outflow. Stabilisasi capital inflow terjadi dan outlfow lagi. Kuartal IV diharapkan positif lagi," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual, Rabu (6/1/2021).

Ia mengatakan sentimen pasar dipengaruhi oleh pengendalian COVID-19. Diharapkan protokol kesehatan tetap dijaga agar penularan bisa ditekan.

"Korelasi antara sentimen pasar ini apakah kita mampu kendalikan COVID-19 itu sangat jelas. Ini perlu menjaga disiplin protokol kesehatan agar ekkonomi berjalan dan COVID dikendalikan," tuturnya.

Sri Mulyani melanjutkan, IHSG juga berhasil kembali ke level 6.000 setelah anjlok di awal pandemi virus Corona.

"IHSG kita tembus 6.000. Dari credit default swap normal kembali seperti Januari 2020," ujarnya.

Sri Mulyani kemudian meyoroti inflasi yang menurun seiring lemahnya daya beli masyarakat. Sedangkan sejumlah bahan pangan sempat bergejolak.

"Yang perlu kita lihat adalah inflasi. Sebenarnya dalah penurunan karena permintaan yang turun karena masyarakat yang PSBB pengaruhi demand side," katanya.

(kil/ara)