Kerusuhan di Gedung Capitol Bikin Dolar AS Tumbang

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 11 Jan 2021 09:32 WIB
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah akhirnya tembus ke level Rp 15.000. Ini adalah pertama kalinya dolar AS menyentuh level tersebut pada tahun ini.
Dolar AS/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Ketidakpastian politik di Amerika Serikat (AS) membuat nilai tukar dolar AS melemah terhadap beberapa mata uang negara lain. Baru-baru ini, kerusuhan di gedung Capitol menjadi faktor tambahan pelemahan nilai tukar mata uang Paman Sam.

Menurut ahli strategi TD Securities, Ned Rumpeltin menyebut pasar mata uang sebagian besar terdampak akibat kerusuhan Capitol.

"Dalam beberapa hal, ketahanan itu mendorong. Namun, kami tidak bisa begitu saja menerima," katanya seperti dilansir CNN, Senin (11/1/2021).

Konsultan risiko politik, Eurasia Group menyebut kondisi negeri Paman Sam yang tercepat menjadi risiko tertinggi untuk tahun 2021. Dinamika politik domestik bersama dengan penanganan pandemi COVID-19 akan mempersulit Joe Biden dalam memimpin AS.

"AS sejauh ini merupakan negara paling tidak berfungsi dan terpecah secara politik dari semua negara demokrasi di dunia," cuit Brammer.

Sejak melonjak selama periode Maret lalu, dolar AS melemah lebih dari 12% terhadap beberapa mata uang utama lainnya. Dolar AS diprediksi masih memiliki ruang pelemahan.

(hek/ara)