Google Akuisisi Produsen Jam Tangan Pintar Fitbit, Maharnya Rp 28 T

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 15 Jan 2021 17:12 WIB
FILE PHOTO: An illuminated Google logo is seen inside an office building in Zurich September 5, 2018. REUTERS/Arnd WIegmann/File Photo
Foto: Arnd WIegmann/Reuters
Jakarta -

Google telah menyelesaikan kesepakatan untuk melakukan akuisisi pembuat jam tangan pintar, Fitbit. Kabar soal akuisisi ini sudah berembus sejak November 2019.

Dilansir dari Metro.co.uk, Jumat (15/1/2020), Google telah menyelesaikan proses akuisisi dengan mahar sebesar £1,5 miliar atau sekitar Rp 28,65 triliun (dalam kurs Rp 19.100).

Wakil Presiden Senior Google Rick Osterloh menegaskan pihaknya akan tetap melindungi privasi data pengguna Fitbit. Pasalnya kekhawatiran pengambilan data pengguna banyak disuarakan setelah muncul wacana Google mau mengakuisisi Fitbit.

"Kesepakatan ini selalu tentang perangkat, bukan data, dan kami telah menjelaskan sejak awal bahwa kami akan melindungi privasi pengguna Fitbit," kata Rick Osterloh.

"Kami bekerja dengan regulator global pada pendekatan yang melindungi harapan privasi konsumen, termasuk serangkaian komitmen mengikat yang mengonfirmasi data kesehatan dan kebugaran pengguna Fitbit tidak akan digunakan untuk Google iklan dan data ini akan dipisahkan dari data iklan Google lainnya," lanjut Rick Osterloh.

Fitbit sendiri adalah salah satu produk paling dikenal sebagai perangkat jam pintar bagi kebugaran tubuh. Fitbit telah menjual lebih dari 120 juta perangkat di lebih dari 100 negara sejak diluncurkan pada tahun 2007.

James Park, salah satu pendiri, meyakinkan pengguna bahwa Fitbit akan tetap mendapatkan layanan yang sama, meskipun ke depannya secara resmi menjadi bagian dari keluarga Google.

"Kami mendorong batas-batas dari apa yang mungkin dari jam tangan. Mulai dari penghitungan langkah, detak jantung, waktu tidur, dan pelacakan stres," katanya.

(fdl/fdl)