Step by Step Beli Saham, Pemula Wajib Catat!

Vadhia Lidyana - detikFinance
Sabtu, 16 Jan 2021 19:31 WIB
Saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) melejit pada perdagangan Selasa (5/1/2021) gegara Raffi Ahmad dan Ari Lasso mempromosikannya.
Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Minat kalangan muda berinvestasi saham semakin tinggi. Salah satu faktornya ialah para influencer yang aktif membagikan pengalaman berinvestasi saham di media sosial.

Namun, banyak sekali pemula yang belum mengetahui cara untuk berinvestasi saham. Nah, detikers sudah merangkum langkah-langkah atau step by step berinvestasi saham, sebagai berikut.

1. Pilih Perusahaan Sekuritas

Perusahaan sekuritas atau perusahaan efek adalah pihak yang melakukan kegiatan usaha sebagai Penjamin Emisi Efek, Perantara Pedagang Efek, dan/atau Manajer Investasi (MI).

detikers perlu memilih perusahaan sekuritas untuk nantinya mengakses pendaftaran rekening dana nasabah (RDN) dan juga melakukan transaksi jual-beli saham.

"Nomor satu cari perusahaan sekuritas yang kredibel. Sampai sekarang ini cukup banyak perusahaan sekuritas, cari yang teman-teman mungkin punya kawan, cari tahu dulu perusahaan sekuritasnya. Apakah dia punya divisi riset? Research is the most important right now. Kenapa? mereka menyajikan loh valuasi tanpa kita mesti tahu laporan keuangan," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus kepada detikcom, Sabtu (16/1/2021).

Cara memilih perusahaan sekuritas terbaik juga bisa dengan memastikan apakah proses pengisian saldo RDN dan menarik dana dari RDN melalui perusahaan tersebut mudah atau sulit.

"Teman-teman cari perusahaan sekuritas yang ketika meletakkan uangnya gampang nggak? Menarik uangnya gampang nggak? Kita kan juga mesti melihat itunya. Cepat nggak? Mudah nggak?" papar Nico.

2. Membuka RDN

Apabila detikers sudah menentukan perusahaan sekuritas yang tepat, maka langkah selanjutnya adalah membuka RDN. RDN atau juga yang biasa disebut Rekening Dana Investor (RDI) adalah rekening dana atas nama nasabah di bank RDN yang ditunjuk oleh Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, yang diadministrasikan oleh Perantara Pedagang Efek berdasarkan kuasa atau instruksi dari nasabah.

Untuk mulai berinvestasi di pasar saham, detikers harus memiliki RDN tersebut yang bisa didaftarkan melalui perusahaan sekuritas yang sudah terdaftar di OJK. Dihubungi secara terpisah, Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina mengatakan, kini pendaftaran RDN pun bisa dilakukan secara online melalui aplikasi yang disediakan oleh perusahaan sekuritas.

"Pembukaan rekening saham juga sudah bisa full online melalui aplikasi online," tutur Susy.

Kembali ke Nico, ia mengatakan calon investor harus menyiapkan KTP, NPWP (jika ada), dan buku tabungan untuk membuka RDN.

"KTP, NPWP, dan buku tabungan. Kalau tidak ada NPWP, maka KTP dan cover depan buku tabungan cukup. Lalu mengisi formulir," ujar Nico.

Berlanjut ke halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3