Usai RUPSLB, Saham BBRI & BRIS Kompak Melemah

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 22 Jan 2021 13:53 WIB
Karyawan mengamati layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (29/09/2014). IHSG berhasil bertahan di zona hijau hingga akhir perdagangan. Indeks itu ditutup pada level 5.142,01 atau rebound 0,18%,Sektor keuangan menjadi pendorong indeks dengan kenaikan 0,77%.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan saham PT BRI Syariah Tbk (BRIS) kembali bergerak dalam satu arah. Hari ini keduanya bergerak di zona merah.

Hingga jeda sesi I saham BBRI tercatat melemah 1,04% ke posisi Rp 4.740 per lembar. Sedangkan saham BRIS tercatat melemah jauh lebih dalam yakni 4,89% ke posisi Rp 3.310 per lembar.

Untuk saham BBRI sendiri investor asing tercatat masih melakukan pembelian sebesar Rp 71 miliar. Sedangkan BRIS, asing justru melakukan aksi jual hingga 15 miliar.

Kedua saham ini sebelumnya juga sempat bergerak beriringan saat sebelum BBRI menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) kemarin (21/1). Saat itu bergerak naik dan asing memborong kedua saham itu.

Sekadar informasi, salah satu agenda RUPSLB BBRI kemarin mengubah susunan direksi dan komisaris menjadi sebagai berikut:
1. Komisaris Utama: Kartika Wirjoatmodjo
2. Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen: Ari Kuncoro
3. Komisaris Independen: R. Widyopramono
4. Komisaris Independen: Rofikoh Rokhim
5. Komisaris Independen: Hendrikus Ivo
6. Komisaris Independen: Dwi Ria Latifa
7. Komisaris Independen: Zulnahar Usman
8. Komisaris: Rabin Indrajat Hatari
9. Komisaris: Nicolaus Teguh Budi Harjanto
10. Komisaris: Hadiyanto.

Direksi
1. Direktur Utama: Sunarso
2. Wakil Direktur Utama: Catur Budi Harto
3. Direktur Keuangan: Viviana Dyah Ayu Retno
4. Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN: Agus Noorsanto
5. Direktur Digital dan Teknologi Informasi: Indra Utoyo
6. Direktur Bisnis Mikro: Supari
7. Direktur Bisnis Kecil dan Menengah: Amam Sukriyanto
8. Direktur Jaringan dan Layanan: Arga Mahana Nugraha
9. Direktur Kepatuhan: Ahmad Solichin Lutfiyanto
10.Direktur Manajemen Risiko: Agus Sudiarto
11. Direktur Konsumer: Handayani
12. Direktur Human Capital: Agus Winardon

(das/fdl)