ADVERTISEMENT

Sempat Batasi Perdagangan Saham GameStop Cs, Robinhood Dikecam

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 29 Jan 2021 11:16 WIB
gamestop
Foto: Dok. Reuters
Jakarta -

Pasukan investor kecil yang telah mengalahkan investor profesional Wall Street sempat terganggu setelah perusahaan pialang online membatasi perdagangan di GameStop dan saham lainnya.

Mengutip Reuters, Jumat (29/1/2021) investor kecil hingga selebritis mengecam kebijakan itu. Mereka menuduh bahwa kebijakan itu dilakukan untuk melindungi kepentingan Wall Street.

Namun, Kepala Eksekutif Robinhood Vlad Tenev, membantah tuduhan tersebut. Dia menjelaskan apa yang dilakukan perusahaannya untuk melindungi perusahaan dan klien.

"Kami sama sekali tidak melakukan ini atas arahan pembuat pasar atau dana lindung nilai apa pun atau siapa pun yang kami rutekan atau peserta pasar lainnya," jelasnya.

Anggota parlemen di Kongres, termasuk Alexandria Ocasio-Cortez dan Ted Cruz, mengkritik keputusan Robinhood untuk membatasi perdagangan ritel. Namun, saat dimintai keterangan Robinhood tidak menanggapi permintaan komentar.

Tetapi akhirnya perusahaan pialang, Robinhood Markets Inc dan Interactive Brokers berencana mencabut pembatasan hari ini. Termasuk melanjutkan perdagangan untuk saham GameStop dan AMC Entertainment.

GameStop, pengecer video game yang reli 1.700% telah menjadi jantung slugfest dalam seminggu terakhir, awalnya rally menjadi lebih dari US$ 480 per saham. Kini Refinitiv menunjukkan saham ditutup sekitar naik 44% pada US$ 193,60 Sebelumnya GameStop sempat menjadi saham terbesar dalam indeks Russell 2000.

Saham lain yang juga menuai untung dalam dua minggu belakangan ini yakni First Majestic Silver Kanada, Blackberry dan GME Resources, penjelajah nikel dan kobalt Australia.

(eds/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT