Alibaba Cari Modal Rp 70 Triliun Lewat Obligasi Internasional

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 03 Feb 2021 21:15 WIB
Alibaba Jomblo
Foto: Reuters
Jakarta -

Raksasa e-commerce China, Alibaba Group Holding Ltd berencana menambah modal melalui penerbitan obligasi internasional. Jumlahnya diperkirakan mencapai US$ 5 miliar atau setara Rp 70 triliun (kurs Rp 14.000/US$).

Melansir Reuters, Rabu (3/2/2021), menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut rencana penerbitan obligasi itu akan dibuka pada Kamis (4/2) mendatang.

Rencana obligasi ini tentu akan menguji ketertarikan investor di tengah sentimen negatif dari yang tengah melanda Alibaba. Seperti diketahui pendiri perusahaan Jack Ma, secara terbuka mengkritik sistem regulasi China.

Hal itu memicu serangkaian peristiwa yang mengakibatkan penghentian pencatatan saham perdana afiliasi Ant Group senilai US$ 37 miliar. Meski begitu Alibaba telah membungkam Wall Street dengan menorehkan pendapatan di kuartal ketiga jauh lebih tinggi dari estimasi.

"Mereka memantau pasar dengan sangat cermat dan mereka telah memilih untuk melakukannya sekarang. Ini Alibaba, mereka akan menyelesaikannya," ujar seorang sumber, dikutip dari Reuters.

Menurut data dari Refinitiv, penawaran obligasi internasional ini akan menjadi yang ketiga bagi Alibaba. Perusahaan tercatat pernah menjual obligasi dalam bentuk dolar senilai US$ 8 miliar pada tahun 2014 dan US$ 7 miliar pada tahun 2017.

Penawaran obligasi terbaru ini akan memiliki beberapa jatuh tempo hingga yang terlama 40 tahun. Citigroup, Credit Suisse, Morgan Stanley, JPMorgan dan China International Capital Corporation ditunjukkan sebagai joint bookrunners.

Alibaba mengatakan dalam sebuah pernyataannya bahwa hasil obligasi akan digunakan sebagian untuk proyek-proyek yang berkaitan dengan green building, penanganan krisis COVID-19, energi terbarukan, dan ekonomi dan desain.

(dna/hns)