Ekonomi 2020 Minus 2%, IHSG Tetap 'Berotot' ke Level 6.126

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Jumat, 05 Feb 2021 12:21 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini ditutup hijau alias naik 19 poin (0,3%) ke level 6.126. Namun indeks LQ45 terkontraksi 0,7 poin (0,08%) ke 948.

Sedangkan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) siang ini berada di level Rp 14.017.

IHSG sempat mengalami kontraksi sesaat setelah pengumuman pertumbuhan ekonomi 2020 oleh BPS. Tapi itu tak berlangsung lama, IHSG kembali menguat dan diparkir hijau di level 6.126 pada jeda siang ini.

Perdagangan saham ditransaksikan 677.686 kali dengan nilai Rp 6,3 triliun. Sebanyak 260 saham menguat, 180 saham turun, dan 165 saham bergerak stagnan.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 31,005.86 (+1.08%), NASDAQ ditutup 13,777.74 (+1.23%), S&P 500 ditutup 3,871.74 (+1.09%). Bursa saham US ditutup menguat.

Penguatan didorong oleh data pekerjaan yang makin membaik. Data menunjukan 779,000 klaim pengangguran dan angka ini di bawah 830,000 klaim pekerjaan, angka terburuk sejak November 2020. Selain itu investor masih optimis dengan hasil laporan keuangan FY 2020 yang baik, stimulus fiskal dan juga vaksinasi yang makin cepat.

Berikut pergerakan bursa Asia siang ini:

  • Indeks Nikkei naik 346 poin ke 28.688
  • Indeks Hang Seng naik 168 poin ke 29.287
  • Indeks Shanghai naik 11 poin ke 3.513
  • Indeks Strait Times naik 2 poin ke 2.907

Lihat Video "Sri Mulyani: Rupiah Cenderung Stabil-IHSG Tembus 6.000":

[Gambas:Video 20detik]



(eds/eds)