Indeks Saham Terkoreksi Tipis
Senin, 13 Feb 2006 16:39 WIB
Jakarta - Meski transaksi saham lumayan tinggi, namun aksi konsolidasi investor membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan Senin (13/2/2006) terkoreksi tipis 0,701 poin pada level 1.252,404.Pelaku pasar menahan diri memburu saham secara berlebihan, karena sejumlah saham dinilai masih terlalu tinggi. Selain itu, turunnya peringkat outlook Indonesia dari positif ke stabil oleh Fitch Ratings juga memberikan sentimen negatif di pasar.Indeks LQ-45 turun 0,139 poin pada level 276,191, Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,138 poin pada level 221,905, Main Board Index (MBX) turun 0,299 poin pada level 342,409 dan Development Board Index (DBX) naik 0,296 poin pada level 251,837.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 16.564 kali, dengan volume 1.835.990 lot saham, senilai Rp 1,070 triliun. Sebanyak 49 saham naik, 69 saham turun dan 246 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Indosat (ISAT) turun Rp 150 menjadi Rp 5.450, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 100 menjadi Rp 4.325, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 6.100, Barito Pacific Timber (BRPT) turun Rp 30 menjadi Rp 690 dan United Tractors (UNTR) turun Rp 25 menjadi Rp 3.900.Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Berlian Laju Tanker (BLTA) naik Rp 60 menjadi Rp 1.540, Kalbe Farma (KLBF) naik Rp 60 menjadi Rp 1.430, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 25 menjadi Rp 2.025, Enseval Mega Trading (EPMT) naik Rp 20 menjadi Rp 740 dan Indofood Sukses Makmur (INDF) naik Rp 10 menjadi Rp 890.
(ir/)











































