Bursa Asia 'Kebakaran', IHSG Dibuka Bergerak di Dua Arah

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Jumat, 19 Feb 2021 09:03 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah jelang akhir pekan. IHSG turun 3,4 poin (0,05%) ke level 6.196.

Demikian dikutip dari data RTI, Jumat (19/2/2021).

Pada pukul 09.01, IHSG berbalik menguat 8 poin (0,15%) ke level 6.209. Indeks LQ45 naik tipis 1,3 poin (0,15%) ke 942.

Bursa Amerika Serikat (AS) ditutup melemah. Dow Jones ditutup 31.493,34 (-0,38%), NASDAQ ditutup 13.865,36 (-0,72%), S&P 500 ditutup 3.913,97 (-0,44%).

Bursa saham AS ditutup melemah seiring dengan munculnya data ekonomi. Data klaim pengangguran dilaporkan berada di level 861.000 lebih tinggi daripada perkiraan, yaitu di level 775.000.

Hal ini menandakan ekonomi masih belum pulih sesuai dengan harapan ekonom dan investor. Di samping itu, data inflasi AS mulai meningkat, investor cemas akan tekanan peningkatan suku bunga bila inflasi terus meningkat ke level 2%.

Bursa saham Asia dibuka melemah mengikuti pergerakan saham di Wall Street. Bursa saham Hong Kong dan Shanghai masih libur. Data ekonomi jepang harga konsumen mengalami penurunan sebanyak 0,6% YoY pada bulan Januari, di mana Jepang sudah selama 6 bulan berturut-turut mencatat penurunan harga secara tahunan.

Berikut pergerakan bursa Asia pagi ini:

* Indeks Nikkei turun 245 poin ke 29.990

* Indeks Hang Seng turun 174 poin ke 30.420

* Indeks Shanghai berkurang 5 poin ke 3.669

* Indeks Strait Times melemah 20 poin ke 2.888

(ara/ara)