'Diendorse' Warren Buffett, Saham Apple Berotot

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 02 Mar 2021 11:11 WIB
Raksasa teknologi Apple mencatatkan rekor baru. Perusahaan asal Cupertino, AS, itu kini memiliki valuasi sebesar US$ 2 triliun atau sekitar Rp 29.400 triliun (kurs Rp 14.700).
Foto: Getty Images
Jakarta -

Saham raksasa teknologi Apple ditutup naik 5,39% menjadi seharga US$ 127,79 per lembarnya. Kenaikan itu terjadi sejak CEO Berkshire Hathaway dan investor kondang Warren Buffet dikabarkan telah membeli 5,4% saham Apple.

Dalam surat tahunan kepada investor awal pekan ini, investasi Buffet itu menjadi aset paling berharga ketiga di Berkshire. Kenaikan saham Apple itu juga menjadi kedua terbesar setelah kenaikan 6,35% pada 12 Oktober lalu dan lonjakannya juga melampaui Nasdaq yang naik 3,01% di hari yang sama.

"Investasi Berkshire di Apple dengan jelas menggambarkan kekuatan pembelian kembali," tulis Buffett dalam surat itu, dikutip dari CNBC, Selasa (2/3/2021).

Buffett dan Berkshire Hathaway mulai membeli saham Apple pada 2016 setelah bertahun-tahun menghindari saham perusahaan teknologi. Kenaikan saham Apple yang terjadi sejak tahun lalu dikatakan berhasil meski tengah dilanda pandemi dan masalah lainnya.

Kenaikan saham Apple juga terjadi setelah perusahaan mengonfirmasi 270 tokonya di AS buka lagi. Kemarin pertama kalinya semua toko di AS buka sejak Apple mulai menutupnya untuk menekan penularan COVID-19.

Lihat juga Video: Apple Jadi Pesaing Terbesar Facebook, Kenapa?

[Gambas:Video 20detik]



(eds/eds)