Gojek Beli Saham LinkAja

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 09 Mar 2021 18:45 WIB
Logo baru Gojek
Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto
Jakarta -

Aplikasi fintech LinkAja mengumumkan investasi strategis dari Gojek. Dalam penggalangan dana melalui penerbitan saham preferen Seri B, Link Aja memperoleh komitmen lebih dari US$ 100 juta.

CEO LinkAja Haryati Lawidjaja mengatakan, kini Gojek menjadi salah satu pemegang saham LinkAja. Dia bilang, dengan masuknya Gojek diharapkan dapat memberikan akses yang mendukung percepatan inklusi keuangan.

"Kami sangat senang Gojek bergabung sebagai pemegang saham kami, menyusul investasi yang dilakukan oleh pemegang saham terkemuka LinkAja lainnya dalam penggalangan dana Seri B. Bergabungnya Gojek sebagai salah satu pemegang saham strategis, akan memberikan akses bagi LinkAja ke ekosistem Gojek untuk dapat mendukung misi LinkAja dalam mempercepat inklusi keuangan di Indonesia," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (9/3/2021).

"Investasi strategis ini merupakan validasi lebih lanjut atas pertumbuhan dan kemajuan LinkAja sebagai startup yang didirikan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara dalam menjalankan misi kami untuk mempercepat inklusi keuangan di Indonesia, khususnya bagi masyarakat yang belum memiliki rekening bank dan yang belum sepenuhnya memanfaatkan layanan perbankan, serta para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah. Melalui kemitraan strategis ini, kami berharap dapat memberikan dampak yang lebih besar dan lebih luas bagi perekonomian Indonesia," paparnya,

Co-CEO Gojek Andre Soelistyo mengatakan, Gojek Grup memiliki fokus untuk meningkatkan inklusi keuangan dengan memberikan akses layanan keuangan seluas-luasnya kepada masyarakat.

"Sebagai dua perusahaan nasional terdepan, kolaborasi ini memberi kesempatan untuk menggabungkan kekuatan teknologi dan jangkauan luas dari masing-masing perusahaan, sekaligus peluang bekerja sama dalam meningkatkan penggunaan pembayaran nontunai sehingga dapat mempermudah hidup jutaan masyarakat di seluruh pelosok negeri," ujarnya.

Dia menerangkan, pandemi COVID-19 telah memberikan dampak yang luas. Selain itu, pandemi juga memberi pelajaran pentingnya layanan pembayaran digital.

"Pandemi COVID-19 dan dampaknya yang luas telah menekankan pentingnya pembayaran digital dalam kehidupan kita sehari-hari, yang menjadikan kolaborasi ini sangat tepat waktu. Dengan LinkAja sebagai mitra strategis, kami berharap dapat menjangkau lebih banyak konsumen dan pelaku usaha dengan berbagai skala bisnis, serta memberi mereka tambahan kemudahan dan kenyamanan dalam bertransaksi," terangnya.

Dalam penggalangan dana ini, Credit Suisse dan Hiswara Bunjamin & Tandjung bertindak sebagai agen penempatan eksklusif dan penasihat hukum LinkAja.

Simak juga 'Dikabarkan Mau Merger, Ini Respons Gojek-Tokopedia':

[Gambas:Video 20detik]



(acd/fdl)