Wusss.... Akhirnya, Saham Tesla 'Ngebut' Lagi

Hendra Kusuma - detikFinance
Rabu, 10 Mar 2021 08:56 WIB
Tesla Model S
Foto: Tesla
Jakarta -

Saham Tesla Inc meningkat hampir 20% pada Selasa (9/3), peningkatan ini terjadi usai aksi jual yang membuat perusahaan rugi selama lima hari berturut-turut. Pergerakan ini juga menjadi kenaikan harian terbesar dalam setahun. Lonjakan yang hampir 20% ini menambah lebih dari US$ 100 miliar kapitalisasi pasar Tesla.

Mengutip Reuters, Rabu (10/3/2021), analis New Street Research Pierre Ferragu menaikkan peringkat Tesla menjadi beli dari yang sebelumnya netral dengan target harga menjadi US$ 900.

Saham Tesla berakhir di level US$ 673,58 karena terjadi kenaikan harian terkuat sejak Februari 2020. Pedagang menjual hampir US$ 43 miliar saham Tesla.

"Meskipun pasar benar-benar mengoreksi optimisme baru-baru ini yang tercermin dalam penilaian Tesla, pekerjaan terbaru kami memperkuat kepercayaan kami tentang prospek perusahaan yang solid dalam dua tahun ke depan," tulis Ferragu dalam catatan kliennya.

Tesla menjual 18.318 kendaraan buatan China pada Februari, naik 15.484 pada Januari, kata badan industri otomotif China CPCA.

Saham Tesla tetap naik 70% selama enam bulan terakhir. 13 analis memiliki peringkat netral pada perusahaan Elon Musk, sementara 12 merekomendasikan membeli dan 10 merekomendasikan menjual, menurut Refinitiv.

Peningkatan harian saham Tesla juga membuat Nasdaq melonjak 3,7%. Bahkan Tesla juga kontributor terbesar untuk kenaikan 1,4% di S&P 500.

(hek/fdl)