Compass Mau Jual Saham di Bursa, Bidik Rp 144 T

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 24 Mar 2021 10:15 WIB
Pusat bisnis di New York, Wall Street terlihat kosong melompong sebagai dampak
 pandemi Covid-19, Minggu (29/3/2020).
Foto: Anadolu Agency via Getty Images/Anadolu Agency
Jakarta -

Perusahaan pialang real estat Compass Inc yang didukung SoftBank Group Corp mengatakan pihaknya menargetkan US$ 10 miliar setara Rp 144 triliun (kurs Rp 14.400) dalam penawaran umum perdana (IPO) di bursa Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari Reuters, Rabu (24/3/2021) Dalam pengajuannya, perusahaan bertujuan untuk mengumpulkan hingga US$ 936 juta dalam IPO, menjual 36 juta saham kelas A dengan harga antara US$ 23 dan US$ 26 per sahamnya.

Compass merupakan perusahaan yang menjalankan platform perangkat lunak terintegrasi yang melayani agen real estat di pasar perumahan. Perusahaan itu telah melihat lonjakan transaksi rumah online selama pandemi COVID-19.

Didirikan pada tahun 2012 oleh mantan insinyur Twitter Inc Ori Allon dan mantan eksekutif Goldman Sachs Robert Reffkin. Kini Compass mencakup 46 wilayah statistik metropolitan di AS dan bekerja dengan lebih dari 19.000 agen.

Perusahaan pun telah mendapatkan US$ 1,5 miliar dari investor termasuk SoftBank, Goldman Sachs, dan Dewan Investasi Rencana Pensiun Kanada. Investasi itu kini membuahkan hasil senilai US$ 6,4 miliar setelah putaran pendanaan US$ 370 juta pada 2019.

Goldman Sachs, Morgan Stanley, dan Barclays adalah penjamin emisi utama untuk IPO Compass.

Simak juga video 'Pemerintah Diminta Atur Kriteria Pembicara Saham':

[Gambas:Video 20detik]



(ara/ara)