Investor Tunggu Laporan Keuangan, Bursa AS Ditutup Loyo

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 20 Apr 2021 09:22 WIB
Pusat bisnis di New York, Wall Street terlihat kosong melompong sebagai dampak
 pandemi Covid-19, Minggu (29/3/2020).
Foto: Anadolu Agency via Getty Images/Anadolu Agency
Jakarta -

Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup lebih rendah pada Senin lalu. Penurunan terjadi karena investor masih menanti laporan keuangan perusahaan kuartal I-2021.

Di Wall Street S&P 500 dan Nasdaq Composite juga tercatat mengalami penurunan 8,4%. Diikuti saham Microsoft Corp, Amazon.com, dan Nvidia Corp.

Kepala Strategi Investasi BCA Research Doug Peta mengungkapkan jika perusahaan-perusahaan diprediksi mencatatkan pertumbuhan pendapatan hingga 30,9% dibandingkan tahun lalu.

Perekonomian AS juga siap untuk mengalami kenaikan karena konsumen sudah siap untuk melakukan konsumsi. Dia menjelaskan real estat merupakan satu-satunya sektor yang sudah membukukan keuntungan.

Nvidia tercatat turun 3,5% setelah pemerintah Inggris melihat adanya implikasi keamanan nasional dari pembelian Nvidia terhadap perancang chip Inggris ARM Holdings dan adanya kesepakatan US$ 40 miliar.

Kemudian untuk Coca-Cola tercatat naik 0,6% karena mulai adanya pelonggaran pembatasan dan program vaksinasi. Perusahaan blue-chip lainnya tercatat turun 0,4% menjelang penutupan pasar.

Kepala Ekonom Pasar di Spartan Capital Securities New York, Peter Cardillo mengatakan pasar saat ini sedang mengalami lompatan besar. Para investor perlu memberi jeda.

"untuk saat ini, hanya sedikit aksi mengambil untung karena pedagang masih menunggu hasil dari nama-nama teknologi besar di Wall Street," ujar dia, dikutip dari Reuters, Selasa (20/4/2021).

Untuk Dow Jones Industrial Average turun menjadi 34.077,63 atau 0,36%. Kemudian S&P 500 menjadi 4.163,26 atau 0,53%. Sedangkan Nasdaq Composite menjadi 13.914,77 atau 0,98%.

Tetapi ada juga saham yang mengalami peningkatan seperti GameStop Corp yang mencatat kenaikan 6,3% setelah pengumuman pengunduran diri pimpinannya.

Lalu saham Harley-Davidson naik 9,7% setelah perusahaan membuat proyeksi pertumbuhan penjualan selama satu tahun penuh. Kemudian saham Crypto termasuk Riot Blockchain dan Maraton Digital tercatat turun 8% karena harga bitcoin yang merosot selama akhir pekan.

(kil/ara)