IHSG Melempem, Lengser dari Level 6.000

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Senin, 26 Apr 2021 15:11 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sore ini ditutup melemah 52 poin (0,86%) ke level 5.964. Indeks LQ45 juga turun 10 poin (1,17%) ke level 892.

Sebanyak 193 saham naik, 304 turun, dan 138 stagnan. IHSG hari ini berada di level tertingginya di 6.027 dan terendahnya di 5.955.

Pada pembukaan perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menguat 1,4 poin (0,02%) ke level 6.018. Indeks LQ45 turun 0,071 poin (0,01%) ke level 902.

Sementara itu, bursa Amerika Serikat (AS) ditutup menguat. Dow Jones ditutup 34.042,49 (+0,67%), NASDAQ ditutup 14.016,81 (+1,44%), S&P 500 ditutup 4.180,17 (+1,09%).

Wall Street ditutup menguat cukup signifikan setelah mencerna kebijakan Presiden AS Joe Biden yang akan menaikkan pajak menjadi 39,6% untuk masyarakat yang memiliki pendapatan sebesar US$ 1 juta atau lebih, dibandingkan pajak yang berlaku sebelumnya hanya 20%.

Di sisi lain, pergerakan masih dibayangi kenaikan kasus baru COVID-19 di berbagai negara.

Bursa saham Asia dibuka melemah setelah pemerintah Jepang berencana memberlakukan kembali keadaan darurat, terutama di Tokyo dan kota-kota besar lainnya dari 25 April hingga 11 Mei.

Pemerintah Jepang akan mewajibkan restoran, bar, dan ruang karaoke yang menyajikan alkohol untuk ditutup, dan acara olahraga besar diadakan tanpa penonton.

Berikut pergerakan bursa Asia pagi ini:

* Indeks Nikkei naik 105 poin ke 29.126
* Indeks Hang Seng berkurang 143 poin ke 28.934
* Indeks Shanghai turun 33 poin ke 3.441
* Indeks Strait Times bertambah 12 poin ke 3.206

(ara/ara)