Dolar AS Mulai 'Menjinak' ke Rupiah, Begini Geraknya Sepekan

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Jumat, 30 Apr 2021 09:26 WIB
Merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang menembus Rp 13.000,- menjadi alarm buat investor. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun masuk dalam tren melemah yang cukup parah dalam beberapa hari terakhir. Seorang nasabah tengah menukar mata uang dolar di Bank CIMB Niaga, Jakarta, Selasa (16/06/2015). Rengga Sancaya/detikcom.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah dalam sepekan terakhir mulai 'menjinak'. Kurs dolar AS yang sempat menembus level Rp 14.668 dalam sebulan terakhir, perlahan merunduk ke level Rp 14.400an.

Pagi ini kurs dolar AS terpantau kembali menguat, naik 12 poin (0,08%) ke level Rp 14.439. Namun angka tersebut tercatat masih dalam rentang yang terlemah dalam sepekan terakhir.

Demikian dikutip dari data RTI, Jumat (30/4/2021). Hingga pukul 09.15 WIB, dolar AS terpantau bergerak di rentang Rp 14.415-14.446.

Jika ditarik dalam sepekan terakhir, kurs dolar AS tercatat melemah 0,6% terhadap rupiah dengan pergerakan di level Rp 14.318-14.560. Begitu pula dalam sebulan terakhir, dolar AS yang sempat menembus level tertinggi di tahun ini Rp 14.668 tercatat melemah 0,76%.

Sedangkan sejak awal tahun, kurs dolar AS tercatat menguat 1,75% terhadap rupiah atau bergerak di rentang Rp 13.862-14.668.

Dolar AS sendiri pagi ini terpantau melemah terhadap mayoritas mata uang lainnya. Mata uang Paman Sam tercatat paling lemah terhadap dolar Australia, baht Thailand, dan yen Jepang.

Sebaliknya, rupiah pagi ini terpantau bergerak variatif terhadap mata uang lainnya. Rupiah tercatat hijau terhadap won Korsel, dolar Taiwan, dolar Singapura, dan ringgit Malaysia.

(eds/eds)