RS Siloam Bagi-bagi Dividen Rp 226 M, Kapan Cair?

Hendra Kusuma - detikFinance
Selasa, 04 Mei 2021 10:50 WIB
4 Korban Bom Bunuh Diri Makassar Dirawat di RS Siloam (Foto: Reinhard/detikcom)
Foto: 4 Korban Bom Bunuh Diri Makassar Dirawat di RS Siloam (Foto: Reinhard/detikcom)
Jakarta -

PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) akan membagikan dividen kepada para pemegang saham dengan total Rp 226 miliar. Pembagian dividen ini akan berdampak besar terhadap kinerja keuangan induk usaha yaitu PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR)

Emiten pengelola rumah sakit (RS) Siloam ini mulai membagikan atau membayarkan dividen kinerja 2020 kepada para pemegang sahamnya pada tanggal 28 Mei 2021.

"LPKR akan diuntungkan dengan adanya pemasukan dari SILO, termasuk soal dividen," kata Analis Ciptadana Sekuritas Robert Sebastian seperti yang dikutip, Selasa (4/5/2021).

Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2020 yang berlangsung hari Rabu (28/4/2021). Diputuskan bahwa sebagai pemegang 55,4% saham SILO, LPKR akan mengantongi dividen senilai Rp 125,20 miliar.

Menurut Robert, SILO pun berkontribusi cukup besar terhadap pendapatan LPKR, yakni sekitar 60%. Mengutip laporan keuangan per September 2020, total pendapatan LPKR mencapai Rp 8,58 triliun, dengan kontribusi bisnis healthcare sejumlah Rp 5 triliun.

Robert mengatakan SILO menjadi salah satu motor kinerja LPKR pada tahun 2021. Apalagi kebutuhan layanan kesehatan meningkat selama pandemi COVID-19.

Pada kuartal I-2021, Siloam pun mencatat rekor laba bersih yang tinggi sebesar Rp 150 miliar, tumbuh 672% dibandingkan Rp 19,5 miliar pada kuartal I-2020. Pendapatan meningkat menjadi Rp 1,91 triliun di kuartal I-2021, tumbuh 32,5% dibandingkan Rp 1,44 triliun pada kuartal I-2020.

"Peluang SILO kembali bertumbuh pada tahun 2021 masih ada. Karena volume pasien diperkirakan bertambah ke depannya. Jadi saat ini trennya positif," ujarnya.

Head of Investor Relations Siloam International Hospital Joel Ellis menjelaskan pembagian dividen kepada para pemegang saham merupakan bagian dari strategi perseroan untuk fokus pada konsolidasi.

Konsolidasi keduanya pun sudah dibuktikan melalui kesepakatan LPKR dan SILO terkait perjanjian biaya sewa untuk 11 Rumah Sakit Siloam hingga tahun 2035. Kesepakatan baru terkait biaya sewa atas 11 RS Siloam itu efektif mulai 1 Januari 2021 untuk periode 14 tahun ke depan.



Simak Video "Perawat RS Siloam Korban Penganiayaan Alami Trauma, Begini Kondisinya"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/ang)

Tag Terpopuler