Perusahaan Batubara Luhut Mau Terbitkan 1,8 Miliar Saham Baru

Vadhia Lidyana - detikFinance
Senin, 10 Mei 2021 20:50 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

PT TBS Energi Utama Tbk atau yang dulunya bernama PT Toba Bara Sejahtra Tbk (TOBA) akan melakukan right issue atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Melalui right issue, perusahaan yang 10% sahamnya dikantongi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan tersebut akan menerbitkan 1,88 miliar lembar saham baru. Nilainya ialah Rp 50 per saham.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (10/5/2021), aksi korporasi itu dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan, khususnya yang digunakan untuk membiayai investasi dan kegiatan perseroan secara umum.

Adapun pelaksanaannya mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) no.14/POJK.04/2019, di mana jangka waktu antara tanggal persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sampai dengan efektifnya pernyataan pendaftaran tidak lebih dari 12 bulan.

Pada keterbukaan informasi itu, perseroan mengumumkan RUPS akan digelar pada Kamis, 17 Juni 2021 mendatang.

Selain right issue, perseroan juga akan melaksanakan penambahan modal melalui program Management and Employee Stock Option Plan (MESOP).

"Program MESOP ini dilakukan dengan acara Penambahan Modal Tanpa Memberikan HMETD (PMTHMETD)," tulis pernyataan perusahaan.

Pelaksanaan PMTHEMTD yaitu melalui pengeluaran saham-saham yang masih dalam simpanan (portepel) setelah diperolehnya persetujuan RUPS sesuai ketentuan yang berlaku.

Jumlah saham yang direncanakan untuk dikeluarkan melalui PMTHEMTD ialah 160.990.280 lembar dengan nilai nominal masing-masing Rp 50/saham, yang merupakan 2% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan per tanggal keterbukaan informasi dilakukan.

(vdl/dna)