GoTo Lahir, Gojek Buka-bukaan soal IPO

Sui Suadnyana - detikFinance
Senin, 17 Mei 2021 20:16 WIB
Gojek dan Tokopedia resmi merger dan menghasilkan grup GoTo.
Foto: Dok. GoTo
Jakarta -

Perkawinan Gojek dan Tokopedia telah menghasilkan GoTo. Nah, setelah GoTo lahir bagaimana dengan rencana Initial Public Offering (IPO) alias penawaran saham perdana Gojek?

"IPO memang menjadi salah satu tujuan kami untuk dapat mendukung pertumbuhan perusahaan ke tahap selanjutnya dan kombinasi bisnis ini akan mempercepat rencana tersebut," kata Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Senin (17/5/2021).

Nila mengatakan, pihaknya baru saja menyelesaikan pembentukan GoTo. Karena itu, prioritas utama saat ini adalah memastikan kelancaran dan optimalisasi integrasi. Hal ini dilakukan agar dapat menjadi platform terbaik bagi jutaan konsumen, mitra usaha dan mitra lainnya di ekosistem Goto.

Nila mengaku memahami bahwa salah satu informasi yang ditunggu adalah terkait rencana IPO. Untuk itu, pihaknya bakal menyampaikan perkembangan rencana tersebut dalam waktu yang tepat.

"Yang pasti dengan terbentuknya GoTo, bersama-sama, kami berupaya untuk menghasilkan dampak yang lebih besar dan lebih signifikan kepada seluruh pemangku kepentingan di ekosistem kami," jelas Nila.

Sebelumnya, Gojek dan Tokopedia akhirnya resmi merger. Hal ini diketahui dari tayangan video yang diunggah di akun YouTube resmi Gojek Indonesia.

Dalam tayangan video, ditunjukkan bahwa Gojek dan Tokopedia berkolaborasi dalam setiap layanannya. Di deskripsi video berjudul GoTo: Go Far, Go Together tersebut, disebutkan GoTo adalah sebuah ekosistem yang memudahkan masyarakat Indonesia untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari dan mendorong lebih banyak orang untuk berpartisipasi dalam ekonomi digital, sehingga dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi bangsa.

"Berawal dari misi yang sama; Mendorong kemajuan & memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh masyarakat, dengan bangga aku memperkenalkan... GoTo," tulis deskripsi video tersebut.

Simak video 'Total Transaksi GoTo Grup Diklaim Tembus USD 22 Miliar':

[Gambas:Video 20detik]



(hns/hns)