Saham DCII Anthoni Salim Menggila Lagi, Naik 20% Setelah Suspensi Dicabut

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 16 Jun 2021 11:20 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini membuka suspensi saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII). Ketika dibuka saham DCII kembali menggila.

Melansir data RTI, Rabu (16/6/2021), saat dibuka pagi ini, saham DCII tercatat 20% atau bertambah 10.050 poin ke level Rp 60.300 dari harga sebelumnya Rp 50.250 per lembar saham. Itu artinya kenaikan saham DCII sudah menyentuh batas auto reject atas.

Jumlah saham DCII yang telah diperdagangkan di level itu sebanyak 92.000 lembar saham dengan nilai transaksi Rp 5,43 miliar. Sementara frekuensi transaksi sebanyak 568 kali.

Sebagai informasi, kemarin saham DCII disuspensi sementara oleh BEI. Hal itu dilakukan karena peningkatan harga saham DCII yang signifikan.

"PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) pada perdagangan tanggal 15 Juni 2021," tulis keterbukaan informasi BEI, kemarin.

Penghentian sementara perdagangan saham DCII dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai agar pelaku pasar bisa mempertimbangkan secara matang terkait informasi investasi.

Saham DCII sendiri pertama kali diperdagangkan pada 6 Januari 2021. DCII melepas sebanyak 357,56 juta saham baru yang setara dengan 15% dari modal disetor dan ditempatkan perseroan, dengan harga penawaran sebesar Rp 420 per saham.

Dengan IPO ini, perseroan meraih dana sebesar Rp 150,17 miliar. Saham DCII dicatatkan di papan pengembangan.

Pada akhir Mei kemarin, mengutip CNBC Indonesia, Direktur Utama dan CEO Grup Indofood, Anthoni Salim menambah kepemilikan saham DCII dari semula 3,03%, menjadi 11,12%.

Berdasarkan data KSEI, transaksi pembelian saham DCII ini dilakukan pada 31 Mei 2021 dengan harga Rp 5.277/saham. Total jumlah saham baru yang dibeli oleh Anthoni Salim adalah sejumlah 192,74 juta, sehingga nilai transaksi mencapai Rp 1,01 triliun.



Simak Video "Blak-blakan Salahudin Rafi, Kertajati Bandara Dahsyat "
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)