Unik Nih! Ada Tambang Nikel Pakai Nama Raisa, Syahrini hingga BCL

Dana Aditiasari - detikFinance
Rabu, 16 Jun 2021 15:10 WIB
This photo taken on Oct 4, 2015 show heavy earth moving equipment working at a jade mine in Hpakant, Myanmars Kachin State. (Photo: AFP/  Ye Aung Thu) 
Read more at http://www.channelnewsasia.com/news/asiapacific/5-dead-after-myanmar-police-clash-with-jade-scavengers-9327520
Foto: AFP/YeAung Thu, Ilustrasi Tambang Nikel
Jakarta -

Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal kedatangan emiten baru dari sektor tambang yakni PT PAM Mineral. Perusahaan tambang nikel ini berencana melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) 16-22 Juli mendatang dengan perkiraan tanggal efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 29 Juni 2021 dan tanggal pencatatan di BEI pada 8 Juli 2021.

Mengutip prospektus di situs resmi perusahaan, ada sedikitnya 2 miliar lembar saham baru yang bakal dilepas dengan harga Rp 20 per lembar saham atau setara dengan 20,7% dari total keseluruhan saham disetor dan ditempatkan perseroan.

Bersamaan dengan IPO, perseroan juga berencana menerbitkan waran seri I sebanyak-banyaknya 2,6 miliar dengan nilai nominal Rp 20 per saham. Masa berlaku dari pelaksanaan waran itu terhitung 6 bulan sejak tanggal penerbitan yaitu 10 Januari 2022 hingga 7 Juli 2023.

Sebesar 30% dana yang diperoleh dari hasil IPO atau Rp 72 miliar akan digunakan perusahaan untuk pengembangan usaha.

"Sekitar 30% akan dipergunakan oleh Perseroan untuk program eksplorasi lanjutan berupa pengeboran spasi detail (infill drilling) terkait dengan penambahan cadangan bijih nikel Perseroan pada area blok kerja, bunyi prospektus tersebut.

Dalam penjelasan terkait rencana penggunaan anggaran hasil IPO, muncul fakta menarik. Yaitu, nama blok-blok tambang perusahaan memakai nama publik figur terkenal di RI, yakni dengan nama BCL, Raisa, Kartini, Tiara, Syahrini, dengan total luas sekitar 51 hektare (Ha).

Berikut daftar tambang milik PAM Mineral yang diberi nama unik:

BCL A dengan luas 7.28 Ha;

BCL B dengan luas 15.88 Ha;

RAISA dengan luas 8.46 Ha;

KARTINI B dengan luas 11.68 Ha;

TIARA dengan luas 3.78 Ha; dan

SYAHRINI dengan luas 4 Ha.



Simak Video "Tambang Emas Ilegal di Sumbar Longsor, 8 Orang Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/das)