Jakarta Tidak Baik-baik Saja, IHSG 'Start' di Zona Merah

Tim detikcom - detikFinance
Jumat, 18 Jun 2021 09:07 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dibuka melemah 2 poin (0,05%) ke level 6.065. Indeks LQ45 juga turun 3 poin (0,42%) ke level 873.

Melansir data perdagangan RTI, Jumat (17/6/2021), pada pra perdagangan IHSG dibuka di level 6.063, turun 15 poin (0,25%). Sedangkan LQ45 turun 5 poin (0,57%) ke 890.

Pada pukul 09.05 WIB pelemahan IHSG berlanjut dengan turun 5 poin (0,64%) ke level 6.062.

Berdasarkan riset Artha Sekuritas, pergerakan akan masih akan dipengaruhi kenaikan kasus COVID-19 dari dalam negeri. Pergerakan diperkirakan terbatas ditopang oleh pernyataan Bank Indonesia yang meyakini Tapering Off dari Amerika Serikat baru akan terjadi pada awal tahun 2022.

Sementara bursa saham Amerika Serikat (AS) justru ditutup menguat. Wall Street terus menguat hingga mendekati rekor tertingginya pada perdagangan Selasa waktu setempat.

Para investor tengah menantikan pernyataan dari Federal Reserve tentang apakah lonjakan inflasi baru-baru ini akan mendorong pengurangan kebijakan moneter yang lebih cepat dari perkiraan.

Indeks S&P 500, Dow Jones (.DJI) dan indeks saham-saham teknologi yang berfokus Nasdaq masing-masing telah naik 13,3%, 12,3% dan 10% sepanjang tahun ini.

Bursa Asia dibuka bervariasi. Berikut pergerakan bursa Asia pagi ini:

Indeks Nikkei melemah 68 poin ke level 29.372
Indeks Hang Seng turun 10 poin ke level 28.628
Indeks Shanghai menguat 2 poin ke level 3.559
Indeks Straits Times turun 16 poin ke level 3.158

(fdl/fdl)