Ardi dan Nia Ramadhani Ditangkap Polisi, Gimana Nasib Saham Grup Bakrie?

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 08 Jul 2021 10:51 WIB
Hasil perhitungan cepat (quick count) sementara sudah menunjukkan calon presiden Joko Widodo unggul terhadap capres Prabowo Subianto, Kamis (10/7/2014). Saham media milik Grup Bakrie dan MNC anjlok gara-gara menampilkan hasil quick count yang berbeda dengan media lain.
Ardi dan Nia Ramadhani Ditangkap Polisi, Gimana Nasib Saham Grup Bakrie?
Jakarta -

Anindra Ardiansyah Bakrie atau Ardi Bakrie ditangkap polisi karena dugaan penggunaan narkoba bersama istrinya, Nia Ramadhani. Bagaimana pegerakan saham-saham yang berhubungan langsung dengannya?

Dilansir dari RTI, Kamis (8/7/2021), pukul 10.15 WIB saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) stagnan berada pada level Rp 50 per lembar saham alias saham gocap.

Saham BNBR hari ini juga tercatat dibuka di level Rp 50 per lembar saham. Nilai transaksi saham BNBR berada di angka Rp 155.000 dan volume perdagangan 3,10 ribu lembar saham. Suami Nia Ramadhani itu tercatat sebagai Wakil Direktur Utama PT Bakrie & Brothers Tbk sejak 2018.

Saham PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) turun 1 poin ke Rp 61. Total transaksinya sejumlah Rp 487 juta. Sementara itu, saham PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) juga masih mandeg di level gocap alias Rp 50.

Di sektor pertambangan, saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) berada di posisi Rp 59 per lembar saham sama dengan kemarin, setelah sempat naik 1 poin ke Rp 60. Hingga pukul 10.37 WIB, nilai transaksi saham produsen batu bara terbesar di Indonesia itu mencapai Rp 1,36 miliar.

Anak usaha BUMI, yakni PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) di bidang pertambangan mineral, sahamnya stagnan di level Rp 107 per lembar saham. Total transaksi saham BRMS mencapai Rp 20,25 miliar.

Di sektor pertambangan migas, saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) naik 1 poin menjadi Rp 122. Total transaksi saham ENRG mencapai Rp 5,26 miliar. Di sektor perkebunan, saham PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. (UNSP) justru turun 3 poin atau 2,7% menjadi Rp 108 dengan transaksi Rp 24,28 juta.

Kemudian induk tvOne, PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) juga berada pada level gocap tepatnya Rp 57 per lembar saham. Pergerakan saham VIVA sedikit mengalami penurunan dengan rentang Rp 56-58 per lembar saham.

Nilai transaksi saham VIVA berada di angka Rp 590,8 juta dan volume perdagangan 10,49 juta lembar saham. Di VIVA, suami dari Nia Ramadhani itu menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur.

Simak video 'NA dan AB Diperiksa di Polres Jakarta Pusat':

[Gambas:Video 20detik]



(aid/fdl)