Ardi Bakrie Ditangkap Polisi, Begini Kepemilikan Sahamnya di Grup Bakrie

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 08 Jul 2021 12:11 WIB
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie
Foto: Instagram/@ramadhaniabakrie
Jakarta -

Anindra Ardiansyah Bakrie alias Ardi Bakrie bersama sang istri, Nia Ramadhani dikabarkan ditangkap polisi dengan dugaan penyalahgunaan narkoba. Kasus yang menimpa salah satu putra bungsu dari Aburizal Bakrie itu dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

"Saya membenarkan NR dan AB sementara kita lakukan pemeriksaan di Polres Jakarta Pusat," katanya, Kamis (8/7/2021).

Mengulas soal profil dan bisnis Ardi Bakrie, Ardi merupakan generasi kedua Grup Bakrie yang didirikan oleh pengusaha nasional Ahmad Bakrie. Ardi menikah dengan Nia Ramadhani pada 2010 dan telah dikaruniai tiga anak Zalindra Bakrie, Mainaka Zannati Bakrie dan Magika Zalardi Bakrie.

Sebagai generasi kedua perusahaan konglomerat Ayahnya, berapa kekayaan yang dimiliki Ardi Bakrie?

Mengutip dari CNBC Indonesia, Kamis (8/7/2021) Grup Bakrie telah berhasil mencatatkan 11 perusahaannya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menjadi perusahaan publik.

Kesebelasan perusahaan itu di antaranya, Energi Mega Persada (ENRG), Bumi Resources Minerals (BRMS), Bakrie Sumatera Plantations (UNSP), Bumi Resources (BUMI), Intermedia Capital (MDIA), Visi Media Asia (VIVA), Bakrie & Brothers (BNBR), Bakrie Telecom (BTEL), Darma Henwa, Bakrieland Development (ELTY), dan Graha Andrasentra Propertindo (JGLE).

Ardi Bakrie merupakan Wakil Presiden Direktur VIVA, sementara Presiden Direktur VIVA dijabat sang kaka Anindya Novyan Bakrie. Namun mengacu data laporan keuangan VIVA di Maret 2021, tak ada porsi saham pribadi dari Ardi Bakrie. Saham terbesar VIVA dipegang oleh PT Bakrie Global Ventures (dulu PT CMA Indonesia) dengan porsi 52,69% atau setara 8.839.399.293 saham.

Sementara Bakrie Global dipimpin oleh sang kakak, Anindya Bakrie. Dengan estimasi harga saham VIVA di harga rata-rata Rp 56/saham Kamis ini (8/7), maka nilai valuasi saham Bakrie Global mencapai Rp 495 miliar. Diperkirakan saham Ardi Bakrie ada di pos kepemilikan publik di bawah 5% karena memang tidak terpublikasi.

Kemudian di Intermedia Capital (MDIA), anak usaha VIVA, tak ada nama Ardi Bakrie di pemegang saham maupun jajaran pengurus. Hanya ada nama sang kaka, Anindya sebagai Komisaris Utama, sementara saham terbesar dipegang Visi Media Asia 89,99%.

Pemegang saham Bakrie Telecom (BTEL) tak ada nama keluarga Bakrie di sini. Semantara saham terbesar dipegang PT Huawei Tech Investment 16,81% dan PT Mahindo Agung Sentosa 13,58% untuk Seri A dan AB.

Dalam perusahaan Bumi Resources Minerals (BRMS), juga tidak nama Ardi. Perusahaan itu hanya diisi generasi dari Nirwan Bakrie, adik dari Aburizal Bakrie. Tercatat Adhika Andrayudha Bakrie, anak bontot dari Nirwan Bakrie sebagai komisaris, dan Adika Aryasthana Bakrie (Arya Bakrie) sebagai direktur.

Bumi Resources (BUMI), dipegang oleh Adika Nuraga Bakrie (Aga Bakrie) sebagai direktur, dia anak tertua Nirwan dan kakak dari Adhika. Saham BUMI terbesar dipegang publik 74,66% dan HSBC-FUND SVS A/C Chengdong Investment 19,99% per Maret 2021.

Sementara di Bakrie & Brothers (BNBR), Ardi Bakrie menjabat Wakil Direktur Utama sementara Dirut dijabat sang kakak, Anindya Bakrie. Namun, dalam daftar pemegang saham tak ada nama Anindya maupun Ardi, saham terbesar BNBR dikuasai Fountain City Investment ltd 33,49% yang baru-baru ini djual.

Nama Ardi Bakrie juga tidak ada di Bakrieland Development (ELTY) sebagai pemegang saham. Saham terbesar dipegang publik 94,88% dan Interventures capital Pte Ltd 5,12%.

Begitupun di Graha Andrasentra (JGLE) yang mengelola Jungleland nama Ardi Bakrie juga tidak ada. Hanya Adika Nuraga Bakrie (Aga Bakrie) menjabat komisaris. Saham terbesar JGLE dipegang PT Surya Global Nusantara 38,76% per Desember 2020.

Simak video 'Gaya Hidup Nia Ramadhani-Ardi Bakrie yang Kini Tersandung Narkoba':

[Gambas:Video 20detik]



(zlf/zlf)