Perusahaan Kapal Angkut Asal Kalsel Bakal IPO, Minat?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 27 Jul 2021 19:30 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pasar modal Indonesia akan kembali kedatangan emiten baru. Kali ini giliran perusahaan bidang jasa transportasi laut PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HIS) yang akan melakukan initial public offering (IPO).

HIS akan menawarkan 525.250.000 saham baru atau sebanyak-banyaknya 20% dari total modal disetor dan ditempatkan penuh Perseroan dengan nilai nominal Rp 100 per saham.

Penawaran awal saham HIS dilakukan dengan rentang harga Rp 230 - Rp 300 per lembar saham. HIS memberikan mandat kepada PT RHB Sekuritas Indonesia untuk bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi untuk bisa mencatatkan saham HIS pada kuartal ketiga tahun ini.

Dari jumlah saham yang ditawarkan tersebut, HIS mengalokasikan sebanyak-banyaknya 5% dari jumlah saham yang ditawarkan dalam Penawaran Umum Perdana Saham untuk program kepemilikan saham oleh karyawan (Employment Share Allocation atau ESA) atau sebanyak-banyaknya 26.262.500 lembar saham.

Direktur Utama HIS Jayanti Sari menyampaikan bahwa rencana penggunaan dana dari IPO ini akan dialokasikan seluruhnya untuk pengembangan usaha HIS dan entitas-entitas anak Perusahaan yang seluruhnya bergerak di bidang usaha transportasi laut dan jasa kepelabuhanan.

"Sebanyak 46% dari hasil IPO untuk belanja modal untuk membeli 3 set armada kapal dan tongkang, dengan indikasi harga senilai Rp150 miliar. Jika dari 46% hasil IPO tersebut tidak cukup untuk mendanai pembelian 3 kapal dan tongkang, maka kekurangannya akan menggunakan dana pihak ketiga yang akan diusahakan setelah IPO. Manajemen berharap pembelian 3 set armada tersebut akan memperbaiki kinerja operasional, melalui perbaikan komposisi penggunaan armada antara kapal sewa (rent ship) dan kapal milik sendiri (own ship)," jelasnya dalam keterangan tertulis, Selasa (27/7/2021).

Lalu sebanyak 23% dana dari hasil IPO akan disalurkan kepada entitas anak HRT dalam bentuk pinjaman untuk pembelian peralatan untuk mendukung rencana pengembangan serta peningkatan fasilitas dalam menjalankan kegiatan usahanya di bidang Jasa Kepelabuhanan. Kemudian sisanya 31% akan digunakan untuk modal kerja untuk mendukung kegiatan operasional.

Sebagai bentuk apresiasi kepada pemegang saham publik, HIS menganggarkan kebijakan pembayaran dividen sebesar sebesar-besarnya 30% dimulai dari tahun 2022 berdasarkan laba tahun berjalan tahun buku 2021.

"Ini adalah bentuk komitmen dari Manajemen Perseroan untuk dapat bertumbuh dan berkembang bersama semua pemangku kepentingan Perseroan, terutamanya kepada para pemegang saham yang telah dan akan terus mendukung perjalanan bisnis Perseroan di masa yang akan datang," lanjut Jayanti yang merupakan generasi kedua dari keluarga pendiri Hasnur Grup.

PT Hasnur Internasional Shipping Tbk adalah salah satu entitas anak perusahaan yang berada di bawah Hasnur Grup, perusahaan induk yang berdiri pada 1966 yang didirikan oleh (Alm) H. Abdussamad Sulaiman HB dan (Almh) Hj. Nurhayati yang merupakan tokoh daerah di Banua, Kalimantan Selatan. Hasnur Grup dan Entitas Anaknya merupakan salah satu grup usaha konglomerasi dengan lini bisnis usaha yang mencakup beberapa industri strategis termasuk forestry, mining, agribisnis, media, services dan logistic.

(kil/das)