Investor Ritel Marah-marah, Geruduk Aplikasi Bukalapak di Playstore

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 18 Agu 2021 15:16 WIB
Ilustrasi Bukalapak
Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati
Jakarta -

Saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) hari ini kembali turun ke level Rp 830. Level itu sudah di bawah harga penawaran umum atau initial public offering (IPO) yakni Rp 850.

Jika dihitung maka saham BUKA sudah turun 2,4% dari harga IPO. Hal ini sepertinya kembali menyulut emosi para investor ritel. Bahkan mereka kembali menyerbu aplikasi Bukalapak di Playstore.

Jika dilihat hari ini, cukup banyak komentar di aplikasi Bukalapak di Playstore. Sebagian memberikan bintang 1.

Ada yang memberikan bintang 1 karena berbagai kendala penggunaan aplikasi. Tapi ada juga ternyata investor ritel yang rela ke Playstore dan aplikasi Bukalapak cuma untuk memberikan komentar tentang saham BUKA dan memberikan bintang satu.

"Ritel kecewa," tulis salah satu akun.

Ada juga yang marah-marah karena saham BUKA selalu turun hingga batas paling bawah auto reject bawah (ARB).

"TutupLapak aja dah..., ARB melulu, nggak bosan apa," tulisnya.

"Bikin IHSG anjlok," tulis akun lainnya.

Sekadar informasi, saham BUKA hari ini sudah turun 60 poin atau -6,74% ke posisi Rp 830. Artinya lagi-lagi saham BUKA turun hingga menyentuh level auto reject bawah (ARB).

Menariknya lagi, harga saham BUKA itu sudah di bawah harga IPO yakni Rp 850. Jika dihitung maka saham BUKA sudah turun 2,4% dari harga IPO.

Ini merupakan ke sekian kalinya saham BUKA turun hingga menyentuh batas ARB. Pada Senin kemarin saham BUKA turun 65 poin atau 6,81% ke posisi Rp 890. Saham BUKA pun tak bisa turun lebih dalam lagi.

Sebelumnya lagi saham BUKA tercatat turun 1,04% ke posisi Rp 955. Pada 12 Agustus saham BUKA juga ditutup terjun bebas dengan turun 6,76% ke level Rp 965.

Pada Selasa 10 Agustus 2021 saham BUKA juga anjlok hingga ARB dengan berkurang 75 poin atau turun 6,76% ke level Rp 1.035.

Simak Video: Microsoft Akan Genjot Bukalapak Rp 1,46 T

[Gambas:Video 20detik]



(das/ara)