Lawan Pandemi, Digitalisasi Tak Bisa Dikompromi

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 20 Agu 2021 17:02 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Berbagai cara dilakukan para pelaku usaha agar bisa bertahan di tengah pandemi. Mereka memutar otak agar bisnisnya bisa tetap bergeliat di tengah maraknya pembatasan.

Direktur Utama PT Triniti Dinamik Tbk Samuel Stepanus Huang menuturkan, perusahaan termasuk yang tak luput dari ganasnya dampak pandemi. Merespons kondisi tersebut, pihaknya terus berupaya melakukan inovasi termasuk memanfaatkan teknologi digital dalam pemasaran produk, khususnya di sektor properti.

"Kami optimistis penjualan tahun ini bisa tumbuh berkisar 10-15 persen dibandingkan dengan setahun sebelumnya," ujar dia, Jumat (20/8/2021).

Ia mengatakan, optimisme itu mencuat seiring dengan kemampuan pihaknya menyelesaikan seluruh pembangunan apartemen dan serah terima kepada konsumen di saat Pandemi ini dengan kualitas yang baik.

"Selain itu, pertumbuhan itu tentu didukung oleh kabar perpanjangan insentif PPN hingga Desember 2021," tuturnya.

Terpisah, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi menambahkan, seiring dinamika bisnis yang makin cepat, menuntut perusahaan untuk selalu selangkah di depan agar dapat bertahan dan unggul dalam persaingan.

Selain itu, disrupsi sebagai hasil teknologi yang makin canggih mengancam perusahaan setiap saat, dan harus diantisipasi sebelum terlambat.

"Oleh karena itu inovasi menjadi salah satu kunci sukses perusahaan di era baru ini," katanya.

Sejalan dengan strategi itu, perseroan meraih penghargaan IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia (ICAII) 2021 untuk kategori Promising New Comer khusus Home of Start Ups.

"Penghargaan ini memotivasi dan menginspirasi kami untuk terus berkreasi dan berinovasi untuk mewujudkan pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan," ujar Samuel.


Dewan Juri Kehormatan ICAII 2021, Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan para pemenang ICAII 2021 seharusnya dapat menjadi aspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain untuk tetap dapat mengakselerasi pemulihan ekonomi pada masa pandemi covid-19 melalui inovasi terobosan dan kolaborasi strategis.

"Kita semua tahu bahwa pada masa pandemi ini kita semua belajar, tidak ada yang bisa berhenti belajar karena kita terus dipaksa melakukan lompatan-lompatan agar bisa bertahan dan tumbuh lebih kuat," tuturnya.

(hal/dna)