PGN Targetkan Penjualan 2006 Tumbuh 25%
Senin, 03 Apr 2006 16:02 WIB
Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menargetkan pertumbuhan penjualan tahun ini sebesar 25 persen dibanding tahun lalu. Laba bersih juga diharapkan mengalami kenaikan yang sama."Kenaikan tersebut karena ada tambahan pasokan gas baru," kata Dirut PGN WMP Simandjuntak.Hal itu diungkapkan Simandjuntak, disela acara penandatanganan kontrak pinjaman subsidiary loan agreement dari Bank Dunia melalui pemerintah Indonesia sebesar US$ 80 juta di kantor PGN, Jalan Zainul Arifin, Jakarta, Senin (3/4/2006).Tambahan pasokan gas itu diantaranya berasal dari Santos di lapangan Maleo sekitar 150 juta kaki kubik. Selain itu juga dari PT Energi Mega Persada Tbk sebesar 100 juta kaki kubik dari blok Kangean. Serta rencana tambahan gas dari Kodeco.Laba bersih PGN tahun 2005 mencapai Rp 862,013 miliar atau naik 83,9 persen dibanding 2004. Kenaikan laba bersih ini didorong oleh tumbuhnya pendapatan usaha sebesar 33,83 persen menjadi Rp 2,781 triliun, dibanding tahun 2004 sebesar Rp 2,078 triliun.Pinjaman Bank DuniaSementara itu pinjaman dari Bank Dunia sebesar US$ 80 juta memiliki tenor selama 20 tahun dengan grace period 5 tahun.Pinjaman ini melalui two step loan yakni PGN meminjam ke Bank Dunia melalui pemerintah yang termasuk dalam infrastructure loan.Menurut Direktur Keuangan PGN Djoko Pramono, dari pinjaman sebesar US$ 80 juta yang akan dicairkan tahun ini senilai US$ 20 juta.Pinjaman dari Bank Dunia ini digunakan untuk distribusi gas dan pembangunan pipa transmisi di Jawa Barat. Selain pinjaman dari Bank Dunia, PGN juga menurut Simandjuntak, tengah melobi sejumlah pihak untuk mengucurkan pinjaman sekitar US$ 225 juta.PGN tengah menjajaki kemungkinan pinjaman dana dari Asian Development Bank (ADB) dan perusahaan investasi ING.
(ir/)










































