Pasar Modal Disesaki Investor Baru, Milenial-Gen Z Paling Ramai

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 06 Sep 2021 11:31 WIB
Karyawan mengamati layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (29/09/2014). IHSG berhasil bertahan di zona hijau hingga akhir perdagangan. Indeks itu ditutup pada level 5.142,01 atau rebound 0,18%,Sektor keuangan menjadi pendorong indeks dengan kenaikan 0,77%.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Beberapa tahun terakhir ini minat anak muda terhadap dunia investasi terus meningkat. Salah satu buktinya bisa dilihat dari peningkatan jumlah investor pasar modal yang didominasi milenial dan generasi z.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hoesen mengungkapkan, jumlah investor di pasar modal saat ini sudah mencapai 6 juta lebih yang terlihat dari data Single Investor Identification (SID). Angka itu tumbuh bahkan 56,95% dari posisi awal tahun.

"Dari sisi demand kita juga melihat fenomena peningkatan jumlah investor di pasar modal yang terus bertumbuh secara signifikan. Kami mencatat jumlah SID mencapai 6 juta lebih atau meningkat sebesar 56,95% secara year to date," dalam acara pembukaan Public Expose Live 2021, Senin (6/9/2021).

Lebih jauh Hoesen menerangkan, penambahan jumlah investor baru di pasar modal itu didominasi oleh kaum milenial dan generasi z dengan usia di bawah 30 tahun.

"Peningkatan jumlah investor ini nyatanya didominasi oleh kaum milenial dan generasi Z yang berumur di bawah 30 tahun yang tercatat mencapai kurang lebih 58,5% dari total investor," ucapnya.

Sementara Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam kesempatan yang sama mengatakan, jumlah investor yang khusus untuk instrumen saham sudah mencapai 2,5 juta SID.

"Ini adalah buah kegiatan edukasi yang gencar kami lakukan bersama semua pemangku kepentingan di seluruh Indonesia," tambahnya.

Dari sisi supply, OJK mencatat telah mengeluarkan surat pernyataan efektif atas pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum untuk 124 emisi. Total nilai hasil penawaran umum mencapai Rp 255 triliun lebih.

"38 di antaranya adalah emiten baru penambahan jumlah emiten baru ini juga masih yang tertinggi di ASEAN," terang Hoesen.

Simak Video: Modal Ceban Sudah Bisa Jadi Investor Reksadana Loh

[Gambas:Video 20detik]



(das/eds)