Mayoritas Bursa Asia 'Kebakaran', IHSG Dibuka Melemah ke 6.080

Tim detikcom - detikFinance
Senin, 13 Sep 2021 09:09 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka melemah ke 6.080. Indeks LQ45 juga melemah ke 864.

Dikutip dari data RTI, Senin (13/9/2021), IHSG melanjutkan pelemahan 22 poin (0,40%) ke level 6.072. Sebanyak 139 saham naik, 196 turun, dan 202 stagnan.

Sementara bursa Amerika Serikat (AS) ditutup melemah. Dow Jones ditutup 34.607,72 (-0,78%), NASDAQ ditutup 15.115,50 (-0,87%), &P 500 ditutup 4.458,58 (-0,77%).

Bursa AS

Bursa saham AS ditutup melemah pada perdagangan Jumat lalu, menandakan pelemahan selama lima hari berturut-turut. Data ekonomi harga produsen dilaporkan meningkat sebesar 0,7% di bulan Agustus dan 8,3% YoY, peningkatan terbesar sejak November 2010.

Investor mengantisipasi indeks harga konsumen yang akan rilis pada hari Selasa nanti dengan ekspektasi sebesar 5,3% YoY di bulan Agustus 2021. Selain itu juga data penjualan ritel AS menjadi salah satu sorotan.

Investor cemas nilai tersebut akan meningkat karena kurangnya pasokan bahan baku sehingga mendorong kenaikan harga bahan baku. Hal tersebut menghambat The Fed untuk melakukan tapering dalam waktu dekat.

Berikut pergerakan bursa Asia pagi ini:

* Indeks Nikkei turun 42 poin ke 30.339
* Indeks Hang melemah 472 poin ke 25.733
* Indeks Shanghai bertambah 0,8 poin ke 3.704
* Indeks Strait Times turun 23 poin ke 3.075

(ara/ara)