Penguatan IHSG Belum Berhenti

Level Baru Terpecahkan

Penguatan IHSG Belum Berhenti

- detikFinance
Jumat, 07 Apr 2006 16:38 WIB
Jakarta - Sisa-sisa masuknya dana asing terus mengerek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini, dan memecahkan rekor baru untuk ketigakalinya pada pekan ini.IHSG pada penutupan Jumat (7/4/2006), melonjak lagi 8,285 poin (0,6%) dan menerobos level tertinggi sepanjang berdirinya pasar modal di posisi 1.363,298. Melejitnya indeks dimotori aksi beli selektif saham-saham pertambangan.Selain capital inflow, menjulangnya indeks ditopang oleh sentimen menguatnya rupiah di level 8.995 per dolar AS.Indeks LQ-45 naik 1,700 pada level 302,633, Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,451 poin pada level 237,136, Main Board Index (MBX) naik 1,850 poin pada level 375,413 dan Development Board Index (DBX) naik 3,347 poin pada level 263,202.Perdagangan di seluruh pasar berlangsung ramai dengan transaksi sebanyak 23.166 kali, pada volume 1,443 miliar unit saham, senilai Rp 1,879 triliun. Dari jumlah saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 90 saham naik, 58 saham turun dan 65 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, United Tractors (UNTR) naik Rp 400 menjadi Rp 5.175, PP London Sumatra (LSIP) naik Rp 200 menjadi Rp 3.950, Medco Energi Internasional (MEDC) naik Rp 125 menjadi Rp 4.200, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 100 menjadi Rp 10.200 dan Bumi Resources (BUMI) naik Rp 50 menjadi Rp 940.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 100 menjadi Rp 10.850, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 6.950, Indosat (ISAT) turun Rp 50 menjadi Rp 5.100, Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) turun Rp 30 menjadi Rp 1.120 dan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 25 menjadi Rp 2.225. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads