PGN Cetak Laba Rp 2,8 Triliun Semester I-2021

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 01 Okt 2021 21:30 WIB
PGN
Foto: Dok. PGN
Jakarta -

Subholding gas PT Pertamina (Persero), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mencatatkan laba bersih sebanyak US$ 196,5 juta atau sekitar Rp 2,80 triliun (asumsi kurs Rp 14.300) pada semester I 2021. Laba tersebut melesat dari periode yang sama pada tahun 2020 sebesar US$ 6,7 juta.

PGN membukukan pendapatan US$ 1.464,6 juta. Kemudian, laba operasi sebesar US$ 210,7 juta.

Direktur Utama PGN, M Haryo Yunianto mengatakan kinerja operasional dalam tren positif. Volume niaga gas mengalami peningkatan selama periode Januari-Juni 2021 sebesar 867 BBTUD dari target 850 BBTUD dan jika dibandingkan semester I 2020 sebesar 811 BBTUD (yoy).

"PGN berusaha mengoptimalkan setiap peluang agar gas bumi dapat menjadi energi bagi pemulihan ekonomi Indonesia dengan semangat energizing you. Program gasifikasi untuk jargas, kilang, pembangkit listrik, industri tertentu, retail dan industri tertentu, sektor maritim dan darat, merupakan fokus perusahaan saat ini dan ke depan," jelas Haryo dalam keterangan tertulis, Jumat (1/10/2021).

Peningkatan tersebut dari volume sektor industri komersial yang telah mulai pulih dan sektor kelistrikan yang menjadi pelanggan utama. Untuk volume transmisi pada periode yang sama tahun 2021 sebesar 1.232 MMSCFD.

PGN mencetak volume upstream sebesar 3,84 MMBOE, Regasification sebesar 91 BBTUD, LPG Processing sebesar 114 TPD, dan Oil Transport sebesar 9.321 BOEPD.

Kemudian, juga adanya penambahan jumlah pelanggan di berbagai sektor di mana sampai semester I 2021 telah melayani lebih dari 500.000 pelanggan dengan jaringan pipa gas bumi lebih dari 10.600 km dan market share sebesar 92%.

(acd/das)